Beritabatavia.com -
Drama perampokan Bank Mega Syariah Cabang Cideng, Gambir, Jakarta Pusat berakhir setelah seorang pelaku berhasil diringkus. Meski sempat mengancam polisi dengan sebilah sangkur, namun pelaku tetap tidak berdaya setelah dua butir timah panas bersarang di kedua kakinya. Namun, setelah ditangkap, pria berbadan kurus itu berpura-pura menjadi orang gila.
Peristiwa ini bermula ketika pelaku mendatangi Bank Mega Syariah yang berada di kawasan Cideng tersebut. Semula sejumlah pegawai dan petugas keaman bank tidak curiga dan mengira dia adalah seorang nasabah. Setelah berada di dalam bank, pelaku berpura-pura menanyakan toilet kepada pegawai. Saat keluar dari toilet, pelaku mengeluarkan sebilah sangkur dan menyandera seorang pegawai customer service.
Layaknya perampokan dalam film-film laga, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu menyerahkan sebuah tas kosong kepada kasir dan meminta untuk dimasukan uang. Dia mengancam akan menusuk siapapun yang berusaha menggagalkan aksinya. Karena ketakutan, kasir pun menurutinya. Setelah tas terisi uang yang ditaksir mencapai Rp200 juta, pelaku pun keluar dari bank dengan santai.
Seperti tidak terjadi apa-apa, berjalan kaki. Pegawai bank pun lantas memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berteriak minta tolong. Beberapa warga dan petugas keamanan bank yang tidak mengetahui aksi tersangka mendatangi lokasi.
Beberapa petugas keamanan bank, warga dan petugas kepolisian berusaha membekuk pelaku. Namun, upaya mereka sempat terhalang karena pria berbadan kurus tersebut mencoba menusuk siapapun yang mendesak. Polisi memberikan tembakan peringatan ke udara dan meminta pelaku menyerahkan diri secara baik-baik. Lantaran tidak digubris, petugas terpaksa menembak kaki kiri tersangka. Lagi-lagi usaha petugas belum berhasil. Pelaku kembali mencoba menusuk petugas hingga akhirnya petugas kembali melepaskan tembakan ke arah kaki kanannya.
Pelaku pun ambruk. Dalam keadaan tidak berdaya, warga sekitar menghakimi pelaku. Oleh petugas, pelaku kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.
Setelah aksinya diketahui, pelaku berpura-pura menjadi orang gila dan berusaha melawan petugas dengan sangkur. Setelah ditembak dan berhadapan langsung petugas, dia berusaha menusuk lagi. Sebenarnya tidak tidak gila, karena perampokan ini sudah direncanakan sebelumnya, kata Kapolsek Metro Gambir Kompol Yossy Runtukahu.
Setelah menjalani perawatan, pelaku kemudian digelandang ke Polsek Metro Gambir untuk menjalani pemeriksaan. O nor