Beritabatavia.com -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bertolak menuju Nusa Tenggara Bara (NTB), Selasa (27/7), untuk meluncurkan program Indonesia bebas pemadaman bergilir. Turut serta dalam rombongan Kepala Negara antara lain Ibu Ani Yudhoyono, Menteri ESDM Darwin Z Saleh, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Juru Bicara Kepresidenan Julian A Pasha dan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, yang baru menggantikan Dino Patti Djalal.
Sebelumnya Juru Bicara Pemprov NTB Lalu Moh Faozal mengatakan, semula program itu dijadwalkan diluncurkan Wakil Presiden Boediono awal Juli 2010. Namun akhirnya dibatalkan dan Presiden yang akan melakukan peluncuran tersebut.
Kegiatan kunjungan Presiden ke NTB akan dipusatkan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, yang dipadukan dengan penyerahan dana tanggungjawab sosial (CSR) PT PLN NTB untuk 37 kelompok penerima, ujar Moh Faozal.
Sementara itu, menjelang kedatangan Presiden SBY, Manajemen PT PLN Wilayah NTB mengakhiri kebijakan pemadaman bergilir mulai 1 Juli 2010. PLN Wilayah NTB itu membawahi manajemen PLN Cabang Mataram, Sektor Lombok, Sistem Bima dan Sistem Sumbawa.
Sebelumnya, di Bali, Presiden menghadiri Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional di Istana Tampaksiring. Acara tahunan yang telah dimulai sejak 2006 itu dimaksudkan untuk menanamkan jiwa berkesenian pada anak. Seusai menghadiri Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional, Presiden melakukan pertemuan dengan Penasehat Khusus untuk Sekretaris Jenderal PBB bidang perubahan iklim George Soros. Presiden dijadwalkan kembali ke Jakarta, Selasa siang. O ant/nor