Beritabatavia.com -
Konjem Budi Waseso disebut-sebut menjadi kuda hitam calon Tribrata 1, kalau memang benar Presiden Joko Widodo batal melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Waseso kini menjabat Kabareskrim Polri.
Tapi, Indonesia Police Wacht (IPW) tak sependapat dengan spekulasi itu. Menurut Ketua Presidium IPW Neta S. Pane, peluang Waseso menjadi Kapolri terbilang tipis sekali. Kapasitas Komjen Waseso sebatas Kabareskrim, kata Neta di Jakarta, Kamis (5/2/2015) siang.
Neta menilai, Komjen Waseso memang hanya diplot sebagai Kabareskrim Polri, bukan Kapolri. Waseso sengaja dijadikan buldozer. Untuk menggebrak kasus lama yang banyak mangkrak di Bareskrim, terang Neta.
Menurut Neta, ada tiga hal mengapa peluang Komjen Waseso tipis sebagai Kapolri. Pertama, dia belum pernah menjadi kepala Polda kelas A. Terakhir Komjen Waseso hanya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo.
Kedua, Komjen Waseso tak punya jalur politik dan kedekatan dengan Presiden Joko Widodo. Komjen Waseso itu polisi profesional. Dia tak punya kedekatan dengan parpol ataupun Presiden, tutur Neta.
Ketiga, tambah Neta, Komjen Waseso terbentur fatsun politik. Menurut dia, aturan tak tertulis kalau Komjen Budi Gunawan batal dilantik, Presiden Jokowi akan memilih Kapolri lulusan Akpol 83. Komjen Waseso angkatan 84, tutur Neta. o mtn