Beritabatavia.com -
Kebakaran yang melanda gedung penjualan tiket PT Pelni di Jalan Angaksa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/8) dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan tiket terhadap penumpang kapal. Namun PT Pelni memastikan jika penjualan tiket di PT Pelni tidak akan terganggu.
Kepastian ini disampaikan Humas PT Pelni, Mungi P Retno kepada wartawan di lokasi kebakaran. Menurut Mungi, PT Pelni akan tetap melayani pelanggan seperti biasa dan penjualan tiket tetap dibuka melalui biro maupun secara online.
Peristiwa (kebakaran) ini tidak akan berpengaruh pada pelayanan tiket terhadap sejumlah penumpang. Kami tetap akan buka seperti biasa, baik melalui sistim online maupun melalui biro, ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Mungi menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap keluarga korba yang tewas dalam musibah tersebut. Pihaknya berjanji akan menanggung seluruh biaya, baik terhadap perawata korban luka maupun korban yang meninggal.
Kami turut prihatain atas meninggalnya dua pekerja kami. Biaya perawatan tentu akan kami tanggung, baik terhadap korban luka maupun korban yang meninggal, tutur Mungi.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini dan kerugian yang diderita PT Pelni. Dugaan awal kebakaran terjadi karena konsleting listrik dari pendingin ruangan. Belum tahu penyebab pastinya, karena ini masih diselidiki polisi ujar Mungi lagi. Sebelumnya, dua pekerja ditemukan tewas dalam lift dan tiga orang lainnya terluka dalam kebakaran tersebut. o nor