Beritabatavia.com -
Apakah anda berminat menjadi pengemis? Profesi pengemis ternyata menguntungkan sebagian orang yang menjalankannya. Betapa tidak, pekerjaan yang dianggap hina oleh sebagian orang itu mampu menghasilkan omset Rp 500 ribu/hari. I
tu yang dirasakan Sutini yang kerap mangkal di Rumah Sakit Budi Kemulyaan, Jakarta.
Sutini mengaku, penghasilannya dalam mengemis bisa membeli perhiasan mahal yang diakuinya untuk membangun rumah dikampung. Jangan tangkap saya mas. Saya hanya orang miskin yang mencari rezeki. Saya biasa dapat uang gopek (500.000) sehari ketika bulan puasa. Kebanyakan di bulan puasa warga kasihan terhadap pengemis. Itu kebanyakan uang receh. Kalau sore ditukarkan ke stasiun kereta api. Nantinya pulang udah nggak bawa uang receh lagi, katanya, Sabtu (8/7).
Sutini mengatakan, dalam menjalani profesinya, ia bermodalkan baju lusuh dengan sedikit mengoleskan minyak sayur atau biji kemiri yang dibakar, lalu minyaknya yang agak berwarna gelap mereka usapkan ke muka. Hasilnya, wajah-wajah mereka terlihat lebih dekil dan kumal seolah satu tahun tidak bertemu air. Yang menarik, meski meminta-minta, ternyata dibalik kerudung compang-camping tersebut, ibu ini menggunakan kalung emas yang nilainya tentu besar. o yud