Beritabatavia.com -
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 11 terminal bantuan. Penambahan jumlah terminal dilakukan untuk mengurangi penumpukan penumpang di empat terminal utama yang ada saat ini. Pengoperasian terminal bantuan akan efektif pada H-7 hingga H+7 Lebaran ini dengan memberangkatkan sebanyak 6.114 armada bus yang telah disiapkan Pemprov DKI.
Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Hulman Sitorus, Jumat (13/8) mengatakan, 11 terminal bantuan tersebut yaitu di Tanjung Priok, Rawamangun, Grogol, Pinangranti, Muara Angke, Pasar Mingu, Rawa Buaya, Tanah Merdeka, Safari Darma Raya. Di daerah Mampang yaitu Jalan Kapten Tendean, dan Damri di Kemayoran. Sementara untuk terminal utama di Jakarta baru terdapat empat lokasi yakni Pulogadung, Kalideres, Kampung Rambutan dan Lebak Bulus.
Mengenai jadwal keberangkatan bus, Hulman menambahkan akan dimulai dari 7 hari sebelum Lebaran (3/9) hingga 7 hari setelah Lebaran (18/9). Frekuensi keberangkatan dari 6.114 bus itu pun berbeda-beda, tergantung jarak yang ditempuhnya.
Bisa saja dua kali sehari atau dua hari sekali, katanya.
Ribuan bus ini diperuntukkan mengangkut 2,3 juta jiwa pemudik yang berangkat dari Jakarta. Sedangkan tahun 2009 Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan 6.106 unit yang saat itu diprediksi mengangkut 2,2 juta jiwa. o nor