Jumat, 17 Juni 2016 14:48:15

Hati-hati, Ranjau Paku Sepanjang Jalan Daan Mogot - Harmoni

Hati-hati, Ranjau Paku Sepanjang Jalan Daan Mogot - Harmoni

Beritabatavia.com - Berita tentang Hati-hati, Ranjau Paku Sepanjang Jalan Daan Mogot - Harmoni

Masalah ranjau paku di jalanan Ibukota Jakarta tak pernah berakhir. Para korban yang mayoritas pengendara motor, sudah tak terhitung jumlahnya. ...

 Hati-hati, Ranjau Paku Sepanjang Jalan Daan Mogot - Harmoni Ist.
Beritabatavia.com - Masalah ranjau paku di jalanan Ibukota Jakarta tak pernah berakhir. Para korban yang mayoritas pengendara motor, sudah tak terhitung jumlahnya. Sayangnya, hingga kini belum ada seorang penebar paku di jalanan yang tertangkap. Polisi juga menyepelekan, mengabaikan, dan membiarkan kejadian yang hampir setiap hari dialami pengendara motor.

Memang masalah ini dianggap kecil oleh pihak kepolisian, namun membikin jengkel bagi para korbannya yang bannya tertancap paku saat keburu-buru untuk melakukan aktifitas kerja,
sekolah, kuliah atau urusan lainnya.

Data menunjukkan jalan rawan dengan ranjau paku terdapat di sepanjang Jalan Daan Mogot dari arah Green Garden menuju Pesing hingga Grogol, fly over ITC Roxy Mas, Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Gajahmada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Veteran, depan Istana Negara hingga Jalan Medan Merdeka Utara.

Juga, sepanjang jalan Gatot Soebroto mulai Jembatan Slipi hingga Jembatan Semanggi. Selain itu jembatan tikungan ke Senayan hingga jalan Asia Afrika. Umumnya, tebaran paku itu dibuang oleh orang yang hanya cari keuntungan semata, ditebar di sebelah kiri jalan.

Bahkan, di sepanjang pinggir jalan-jalan itu banyak tukang tambal ban. Jarak antara tukang tambal ban yang satu dengan tukang tambal ban lainnya tidak terlampau jauh, hanya sekitar 500 meter hingga satu kilometer.

Apakah tukang tambal ban terlibat, wallahualam bisawab. Dan ini bukan tugas pengendara motor untuk mengintainya. Ini tugas polisi yang sudah dididik, dibina, dilatih untuk mengintai seseorang yang berbuat atau punya niat jahat. Tapi kapan polisi turun ke Jalan? Memang pengendara motor tak mengharap banyak dengan turunnya polisi memberantas penjahat penebar paku di jalan.

Daan Mogot

Keberadaan ranjau paku di sepanjang Jalan Daan Mogot hingga Harmoni sudah diketahui oleh para relawan ranjau paku dari komunitas Saber (Sapu Bersih). Salah seorang pendiri

Saber, Siswanto, mengungkapkan bagaimana pola yang dipakai para penyebar ranjau paku itu. Oknum nyebar ranjau paku pertama kali waktu pagi-pagi buta. Mereka ngincar orang-orang yang baru berangkat kerja. Nanti pas jam pulang kerja, disebar lagi, kata Siswanto, Jumat (17/6/2016).

Berbagai cara mereka gunakan agar aksinya tidak ketahuan orang lain. Menurut Siswanto, kadang-kadang paku dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam lalu kantong itu sengaja
dijatuhkan di jalanan. Kantong plastik itu nantinya akan terlindas oleh kendaraan sehingga paku-paku di dalamnya akan tersebar di ruas jalan.

Ada juga yang pakunya dimasukkan ke dalam kotak korek api, lalu dijatuhin begitu saja. Saya pernah pergok ada yang kayak begitu, pas dicek, ternyata benar isinya paku semua,
tutur Siswanto.

Saat masa puasa seperti sekarang, penyebar paku melancarkan aksinya lebih awal, mengikuti jam pulang kerja para karyawan.

Di tempat terpisah, pegiat pengumpul ranjau paku dari komunitas Saber (Sapu Bersih) selalu mengumpulkan ranjau paku dalam jumlah besar setiap harinya. Melalui pengalaman seperti itu dan fakta yang sering mereka temui di lapangan, ranjau paku tidak akan pernah habis dan akan selalu ada di jalan-jalan Ibu Kota.

Ranjau paku itu enggak bakal ada habisnya. Kalau mau membasmi ranjau paku, caranya gampang, jangan kasih tukang tambal ban kerja di sepanjang jalan itu. Pasti jalannya bersih
sama sekali dari paku, kata salah satu pendiri komunitas Saber, Siswanto, Jumat (17/6/2016).

Menurut Siswanto, keberadaan ranjau paku tidak pernah jauh dari tukang tambal ban. Dalam hal ini, Siswanto menyebutkan bahwa penyebar ranjau paku itu tidak lain adalah tukang tambal ban itu sendiri.

Namun, tidak semua tukang tambal ban mencurangi konsumennya seperti itu. Ada ciri-ciri khusus untuk membedakan mana tukang tambal ban yang boleh dibilang jujur dan tukang
tambal ban mana yang diduga curang dengan turut menyebar ranjau paku. Cara lihatnya gampang, kalau tukang tambal bannya cuma sendiri, itu enggak main curang. Tapi, kalau lihat tukang tambal ban dijaga dua sampai lima orang, itu yang nyebar paku, karena ada anak buahnya, tutur Siswanto.  o day






Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 02 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Rabu, 25 Desember 2019
Selasa, 24 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Jumat, 20 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
Selasa, 10 Desember 2019
Senin, 09 Desember 2019
Sabtu, 07 Desember 2019
Kamis, 05 Desember 2019