Beritabatavia.com -
Sekitar 120 warga yang bermukim di Kompleks Ikatan Koperasi Pegawai Negeri (IKPN) Bintaro, Jakarta Selatan, hingga Kamis (19/8) siang masih bertahan di posko pengungsian. Pasalnya, tempat tinggal mereka khususnya di RW 04 dan RW 12 masih terendam banjir akibat meluapnya Kali Pesanggrahan beberapa hari lalu.
Ke-120 warga tersebut adalah memilih bertahan di posko pengungsian karena menghindari munculnya berbagai penyakit.
Berdasarkan catatan Posko Kesehatan, ada sekitar 200 warga yang mengeluh mengalami batuk, pilek, dan gatal-gatal. Penyakit gambang menyerang dalam keadaan seperti ini, ujar perawat bernama Eka Dian.
Sementara itu, Humas Pemkot Jakarta Selatan Anita Indrawati kepada wartawan mengatakan, genangan air yang menggenangi kediaman warga sudah mulai surut dan beberapa warga sudah kembali ke kediaman masing-masing. Meski demikian, Anita mengakui masih ada warga yang tinggal di pengungsian karena kediaman masih tergenang.
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto memastikan telah memiliki master plan untuk perbaikan tanggul Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang jebol. Selain memperbaiki tanggul, pelebaran Kali Pesanggrahan juga akan dilakukan agar lebih banyak menampung volume air.
o nor