Beritabatavia.com -
Stasiun Gambir sepertinya kehabisan akal untuk memberantas calo yang terus bergentayangan saat musim mudik tiba. Meski sering diberantas, tapi keberadaan calo kerap muncul dan meresahkan.
Terdorong keinginan untuk membebaskan stasiun Gambir dari calo, pihak stasiun mengajak masyarakat untuk ikut menangkap calo. Agar minat masyarakat tumbuh, pihak stasiun Gambir memberikan hadiah sebesar Rp500 ribu bagi siapa saja yang berhasil menangkap calo. Sayembera ini digelar selama musim mudik berlangsung.
Siapa saja yang bisa menangkap calo, akan diberi imbalan uang Rp 500 ribu, ujar Kepala Stasiun Gambir, Sofyan Hasan, Jumat (20/8).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk merangsang kesadaran warga agar ikut berperan aktif dalam mengatasi percaloan yang rutin terjadi setiap tahunnya menjelang Lebaran. Sofyan mengakui jika aktivitas calo masih saja terjadi di setiap stasiun. Penangkapan calo pada Rabu 18 Agustus 2010 lalu juga merupakan bentuk antisipasi kami, ungkapnya.
Penangkapan calo itu terjadi saat petugas keamanan Stasiun Gambir mencurigai Hendri yang diduga sebagai calo tiket karena menawarkan tiket KA Argo Sindoro jurusan Semarang kepada pengunjung stasiun.
Tiket yang ditawarkan Hendri lebih murah dibanding harga resmi yang ditetapkan PT KAI. Pelaku menjual tiket KA Eksekutif jurusan Semarang yang seharusnya seharganya Rp 250 ribu per kursi menjadi Rp 200 ribu.
Kemudian petugas keamanan menyamar menjadi seorang penumpang dan berpura-pura membutuhkan tiket kemudian menangkap pelaku saat akan bertransaksi.
o nor