Beritabatavia.com -
Puluhan wartawan di Jayapura melakukan aksi unjuk rasa dan menduduki halaman Markas Kepolisian Daerah (Polda) Papua, Senin (23/8).
Pendudukan itu dilakukan, karena wartawan merasa kecewa setelah Kapolda tak kunjung menemui mereka meski sudah sekitar 45 menit menggelar aksi.
Demontrasi itu digelar wartawan Papua untuk meminta aparat kepolisian mengungkap tuntas kasus kematian wartawan Merauke TV, Ardiansyah Matrais yang diduga dibunuh.
Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) kota Jayapura, Victor Mambor, mengatakan, tujuan demontrasi adalah meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kematian wartawan di Merauke, Ardiansyah, yang diduga tewas dibunuh.
Selain itu juga meminta polisi mengusut tuntas semua kasus kekerasan terhadap wartawan di Indonesia. Salah satunya kematian kontributor SUN TV di Tual, Maluku, Ridwan Salamun, tegas Victor Mambor.
Sebelumnya puluhan wartawan itu, berkumpul di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua, yang berjarak sekitar lima kilo meter dari lokasi kumpul, lalu melakukan long march berjalan kaki menuju Polda Papua, dengan memakai atribut baju dan pita warna hitam.
Setelah menyampaikan orasi, Para wartawan akhirnya ditemui Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Wachyono. o ant/nor