Kamis, 27 Oktober 2016

Vonis Jessica Berdasarkan Circumstance Evidence

Vonis Jessica Berdasarkan Circumstance Evidence

Beritabatavia.com - Berita tentang Vonis Jessica Berdasarkan Circumstance Evidence

Drama persidangan terdakwa Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan berencana Wayan Mirna Salihin berakhir setelah menjalani 32 kali persidangan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Drama persidangan terdakwa Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan berencana Wayan Mirna Salihin berakhir setelah menjalani 32 kali persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Majelis Hakim PN Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 20 tahun penjara terhadap Jessica, Kamis (27/10). Vonis Jessica sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang disampaikan pada persidangan sebelumnya.

Salah satu pertimbangan Majelis Hakim adalah Jessica terbukti menaruh racun sianida ke es kopi vietnam yang diminum Mirna.Meskipun dalam persidangan, tidak ada saksi yang melihat Jessica menaruh racun sianida ke dalam gelas berisi kopi yang diminum Mirna hingga membuatnya tewas.
 
Dalam menjatuhkan vonis, majelis hakim menggunakan bukti tak langsung, atau circumstance evidence .

“Secara formal untuk membuktikan tindak pidana, tidak perlu ada saksi mata. Apabila terdakwa menggunakan instrumen racun yang dimasukkan ke dalam minuman maka tidak perlu ada orang yang melihat orang memasukkan racun. Maka hakim dapat menggunakan circumstance evidence atau bukti tak langsung," kata Ketua Majelis Hakim Kisworo saat membacakan putusan di PN Jakarta Pusat, Kamis (27/10).

Majelis hakim memaparkan, hal-hal yang memberatkan adalah terdakwa Jessica melakukan perencanaan secara matang, perbuatan sangat sadis karena menyiksa terlebih dahulu sebelum meninggal, keterangan berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya. Sementara hal-hal yang meringankan tidak ada.

Majelis menyatakan terdakwa Jessica terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, dan menjatuhkan vonis selama 20 tahun penjara.

Usai ketuk palu, Jessica langsung menolak putusan majelis yang tidak adil dan sangat berpihak. Pada kesempatan itu, kuasa hukumnya, Otto Hasibuan,langsung menyatakan banding.

Sementara di luar persidangan, pengunjung membeludak untuk menyaksikan pembacaan vonis oleh majelis hakim. Bahkan para pengunjung sudah datang sejak pukul 09.00 dan berusaha untuk memasuki ruang sidang Koesoemah Atmadja II. Ratusan petugas keamanan dari kepolisian dikerahkan untuk menjaga persidangan agar berlangsung aman dan tertib. O son

Berita Lainnya
Minggu, 12 Mei 2019
Jumat, 10 Mei 2019
Rabu, 08 Mei 2019
Selasa, 07 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Selasa, 30 April 2019
Senin, 29 April 2019
Minggu, 28 April 2019
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 23 April 2019
Senin, 22 April 2019
Jumat, 19 April 2019