Sabtu, 05 November 2016

Jumlah TKI Yang Tewas 55 Orang

Ist.
Beritabatavia.com - Batam- Dipimpin langsung Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI.FHB Sulistyo dan Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, upaya pencarian tim SAR Nasional terus mendapatkan hasil maksimal. Hingga hari ketiga pencarian,jumlah TKI yang tewas menjadi 55 orang.

Jika pada hari pertama pencarian dilakukan, Rabu (2/11) pagi dan pada hari ke-2 Kamis (3/11) ditemukan 39 korban hidup dan 22 tewas. Memasuki hari ke tiga tepatnya Jumat (4/11) kembali ditemukan korban yang tewas sebanyak 33 orang.   Umumnya para TKI Ilegal tersebut, berasal dari Lombok, Madura dan Jawa Timur.

Menurut Kabasarnas Marsekal Madya TNI FHB Sulistyo, jumlah korban yang ditemukan tewas menjadi  55 orang dan korban yang selamat 41 orang. Dari 33 korban tewas yang ditemukan Jumat ini terdiri dari 29 laki-laki, 3 perempuan dan 1 anak perempuan. Tinggal 6 orang lagi yang belum ditemukan.

Menurut Tim SARNAS dari 41 korban yang selamat, 39 TKI, 1 ABK Speed Boat  (diamankan polisi) dan 1 Nahkoda Speed Boat bernama Sukri yang telah berada di Malaysia. Menurut Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, pihak Polda telah berkordinasi dengan Police Diraja Malaysia agar tersangka Sukri selaku pemilik Boat diserahkan ke penyidik Polda Kepri.

Mereka diperkirakan berjumlah 100 orang termasuk 6 crew speed Boat yang diangkut oleh Sukri (WNI menetap di Johor) pemilik kapal Speed Boat dengan ongkos 50.000 Ringgit Malaysia per-orang, berangkat dari Sei Deli – Johor pukul 3.00 Wib ke pinggir pantai Teluk Mata Ikan di Nongsa Pulau Batam hingga tengglam sekitar pukul 05.30 Wib, Rabu pagi (2/11).

Sebagaimana data yang diperoleh-beritabatavia.com dari tim Basarnas, Kamis kemarin, 22 korban hasil identifikasi terdiri dari 1. Agus Suprianto 32 tahun warga Kampung Jengik-Rungkan-Lombok Timur. 2. Suparlan 45 tahun warga Kampung Jengik Rungkan – Lombok –Timur. 3. Ius Usman 40 tahun warga Kampung Janah Priah-Lombok Tengah.

4. Aisyah 27 tahun ( hamil 2 bulan) warga Kecamatan Mantang-Lombok Tengah. 5. Baharuddin 55 tahun warga Kampung Monyot- Lombok Timur. 6. M. Khairil 18 tahun warga Kecamatan Mantang – Lombok Tengah. 7. Darkasih 22 tahun warga Banda Alam –Aceh Tengah. 8. Zaenab 49 tahun warga Kecamatan Mantang – Lombok Tengah.

9. Makhrun 49 tahun Warga Kecamatan Mantang-Lombok Tengah. 10. Sarah 30 tahun asal Jawa. 11. Nazwa 4 tahun putri Sarah asal Jawa. 12. Bayi 6 bulan  anak ke-2 Sarah asal Jawa. 13. Mustar 39 tahun warga Gubuk Baru Kelurahan Buntiang – Kecamatan Sakra Barat-Lombok Timur. 14. Antoni 20 tahun ciri-ciri kulit putih asal daearah Jawa belum bisa dipastian.

15. Heri 28 tahun warga Ngadirejo Kecamatan Kapanjen-Kidul – Blitar – Jawa Timur. 16. Ian 32 tahun warga Ngadirejo – Kepanjen Kidul – Blitar – Jatim. 17. Arifin 20 tahun warga Petungroto-Mojo-Kediri –Jatim. 18. Yahudi 25 tahun warga Petungroto Mojo-Kediri-Jatim. 19. Suparlan 45 tahun warga Tukang – Jengik-Lombok Timur. 20. Safini 38 tahun ( alamat belum diketahui).

21. Susanti 20 tahun belum diketahui asal daerah. 22. Hedi umur dan alamat belum diketahui tadi siang. Kabid Humas Polda Kepri AKBP Erlangga menyatakan jumlah korban yang berhasil dievakuasi hingga hari ke-2 Kamis sudah 61 orang, diantaranya 39 hidup dan 22 meninggal dunia.O Parlyn Manungkalit

Berita Lainnya
Senin, 24 Desember 2018
Jumat, 21 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018