Kamis, 08 Desember 2016

Gempa Aceh, 102 Meninggal & Belasan Tertimbun Bangunan

Gempa Aceh, 102 Meninggal & Belasan Tertimbun Bangunan

Beritabatavia.com - Berita tentang Gempa Aceh, 102 Meninggal & Belasan Tertimbun Bangunan

Sebanyak 102 orang meninggal akibat tertimpa bangunan runtuh di tiga kabupaten di Aceh. Demikian data yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Sebanyak 102 orang meninggal akibat tertimpa bangunan runtuh di tiga kabupaten di Aceh. Demikian data yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rilis di Jakarta, Kamis 8 Desember.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, jumlah korban tewas itu tersebar di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Bireun. Jumlah paling banyak ditemukan di Pidie Jaya. "Di Pidie Jaya, 99 orang meninggal. 82 orang di antaranya sudah teridentifikasi," kata Sutopo dalam rilis di Kantor BNPB, Jakarta.

Usia korban yang meninggal bervariasi. Beberapa di antaranya masih berusia bayi, balita, anak-anak, dewasa, hingga lansia.  "Paling banyak meninggal karena tertimpa bangunan roboh," ungkap Sutopo.

Korban yang mengalami luka berat dari tiga kabupaten tersebut sebanyak 136 orang. Sebanyak 616 orang luka ringan. Satu orang hilang dan masih dalam pencarian. Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 3.276 orang.

Adapun jumlah bangunan yang roboh sebanyak 105 ruko, 19 ruko rusak berat, lima ruko rusak ringan.  "Sebanyak 429 rumah rusak. 348 di antaranya rusak berat, 42 rusak sedang, sisanya rusak ringan," lanjut Sutopo.

Kerusakan juga terjadi pada 14 masjid, 6  musala, 1 bangunan rumah sakit, 1 bangunan kampus STAIN, 3 unit pondok pesantren, pasar unggas, pasar ikan, dan 39 bangunan sekolah. "Saat ini kami masih mendata kerusakan. Kemungkinan jumlah kerusakan bangunan bertambah," ujarnya.

Sementara Proses pencarian korban dan pembersihan reruntuhan bangunan masih terus berlanjut. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun bangunan. Di Pasar Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Kamis (8/12/2016), tiga alat berat masih bekerja memindahkan puing-puing bangunan di lokasi kejadian. Setidaknya 40 rumah toko hancur diguncang gempa, kemarin. Lokasi ini pun jadi pusat perhatian warga.

Pembersihan oleh tim gabungan BPBD, TNI Polri dimulai pukul 08.30 WIB. Cuaca di lokasi kejadian terlihat cerah. Diperkirakan belasan jenazah masih tertimbun reruntuhan bangunan. "Enggak tahu pasti jumlahnya berapa, tapi masih ada korban di ruko itu," kata Fahmi yang menjadi korban.

Saat kejadian, menurutnya, ada rombongan pengantar pengantin asal Padang, Sumatera Barat, yang menginap di salah satu ruko. Hingga saat ini, kata dia, mereka belum ditemukan. "Rombongan pengantin juga belum dapat," katanya.

Saat gempa terjadi kata Fahmi, dia sempat mendengar beberapa orang berteriak minta pertolongan. Bahkan saat deratan toko 20 pintu itu roboh, suara bangunan amblas ke tanah juga didengar Fahmi dan warga sekitar lokasi kejadian.

Rabu pagi, 7 Desember, gempa berkekuatan 6,5 SR mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, tepatnya di 18 kilometer timur laut. Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer pada posisi 5.19 lintang utara - 96.36 bujur timur. Gempa tak berpotensi tsunami. o eee



Berita Lainnya
Senin, 01 Juli 2019
Sabtu, 29 Juni 2019
Jumat, 28 Juni 2019
Rabu, 26 Juni 2019
Selasa, 25 Juni 2019
Senin, 24 Juni 2019
Jumat, 21 Juni 2019
Selasa, 18 Juni 2019
Senin, 17 Juni 2019
Sabtu, 15 Juni 2019
Rabu, 12 Juni 2019
Selasa, 11 Juni 2019