Selasa, 13 Desember 2016

Bacakan Nota Keberatan, Ahok Terisak Menangis

Bacakan Nota Keberatan, Ahok Terisak Menangis

Beritabatavia.com - Berita tentang Bacakan Nota Keberatan, Ahok Terisak Menangis


Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menangis saat membacakan nota keberatan dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menangis saat membacakan nota keberatan dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara atas perkara dugaan penistaan agama yang melibatkan dirinya. . Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap Ahok.

Pada sidang itu, Ahok juga diberi kesempatan untuk membacakan sekaligus menyerahkan nota keberatan atas dakwaan yang dibacakan JPU. Salinan nota keberatan Ahok diserahkan kepada Majelis Hakim dan JPU.

Ahok terdengar mulai terisak saat bercerita tentang keluarga angkatnya yang beragama Islam, seusai diminta majelis hakim menyampaikan pernyataan. "Saya seperti orang yang tidak tahu terima kasih, apabila saya tidak menghargai agama dan kitab suci. Saya sangat sedih dituduh menista agama Islam, karena itu sama saja saya menista orangtua angkat dan saudara angkat saya sendiri," kata Ahok di ruang sidang PN Jakarta Utara, Selasa (13/12).

Ahok yang mengenakan batik lengan panjang yang didominasi warna cokelat itu terlihat menerima sehelai tisu yang diberikan pengacaranya Sirra Prayuna sekitar lima menit setelah membacakan tanggapannya di depan majelis hakim.

Calon gubernur DKI Jakarta bernomor urut dua tersebut menjelaskan, dia tidak berniat menista agama Islam dan menghina para ulama dalam pidato yang ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Pulau Seribu pada 27 September 2016.

Menurutnya, keluarga orangtua angkatnya sangat baik. "Bahkan uang kuliah pertama saya yang bayar kakak angkat saya dan sekarang hadir di dalam persidangan," ucapnya sambil menambahkan tidak mungkin menista agama Islam yang dianut oleh oratuanya. Apalagi, kata dia orangtua angkatnya sangat taat terhadap agama Islam. "Menista agama Islam sama saja menista orangtua dan kakak angkat saya," katanya.

Dalam tanggapannya, ia membacakan salah satu subjudul dari buku yang ia tulis tentang penyalahgunaan surat Al Maidah Ayat (51) oleh para politisi. "Bisa jadi tutur bahasa saya yang memberikan persepsi atau tafsiran yang tidak sesuai apa yang saya lihat dan yang saya maksud. Ada oknum atau elite yang berlindung di balik ayat suci. Mereka menggunakan surat Al Maidah Ayat (51) yang isinya melarang kaum Nasrani dan Yahudi menjadi pemimpin mereka," tutur Ahok. o day



Berita Lainnya
Selasa, 07 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Selasa, 30 April 2019
Senin, 29 April 2019
Minggu, 28 April 2019
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 23 April 2019
Senin, 22 April 2019
Jumat, 19 April 2019
Rabu, 17 April 2019
Selasa, 16 April 2019
Senin, 15 April 2019