Jumat, 16 Desember 2016

Dua Bulan Bekerja, Satgas Saber Pungli Ungkap 22 Kasus OTT

Dua Bulan Bekerja, Satgas Saber Pungli Ungkap 22 Kasus OTT

Beritabatavia.com - Berita tentang Dua Bulan Bekerja, Satgas Saber Pungli Ungkap 22 Kasus OTT

Sejak dikukuhkan Presiden pada Oktober 2016, Satgas Sapu Berih (Saber) Pungli berhasil membongkar 22 kasus pungli hasil Operasi Tangkap Tangan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Sejak dikukuhkan Presiden pada Oktober 2016, Satgas Sapu Berih (Saber) Pungli berhasil membongkar 22 kasus pungli hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT).  Pengungkapan OTT itu di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kasus Cetak Sawah di Kalimantan Barat, kasus di Kejati Jatim,  Kasus Dinas Kebersihan di Pemkot Medan,  Hotel Kuning Kota Batam, Dinas Pertanian Sumbar, Pasar Angso Dua Jambi. Kasus pungli di Musi Waras.

Juga Pungli di Kantor LIPI Subang, Terminal Bubulak Cimahi, Kantor Imigrasi Yogyakarta, Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Merak Banten, Pungli di Pasar Bersehati Kota Manado, Kantor Ditlantas Polda Sulteng, Punglidi Jembatan Timbang UPTD II Maros, PD unit Pasar Makassar, dan Kantor Dinas PPO Manggarai Barat. Dari kasus itu yang paling mendapat perhatian dengan ditingkapnya anggota Polri AKBP Brotoseno.

"Dalam kasus ini, uang yang diamankan belum bisa dihitung, karena kasusnya masih dalam pemeriksaan dan pengembangan. Namun dari sisi nilai kerugian mnegara maupun mesyarakat mulai Rp500 ribu hingga Rp 1,5 MIliar. Besarnya uang diungkap karena obyek yang dipungli banyak, contohnya satu truk yang kena pungli hanya Rp50.000 namun 100 truk hingga nilainya Rp 5 juta," papar  Ketua Satgas Saber Pungli, Komjen Pol. Dwi Priyatno kepada wartawan di Polda Metro Jaya Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Mantan Kapolda Metro Jaya menjelaskan sejak Satgas Sabes Pungli dibentuk hingga 14 Desember  2016 menerima 17.063 kasus pungli laporan dari masyarakat. Kasus laporan sebanyak itu, dari Laporan melalui SMS (08568880881), SMS (1193), Email (lapor@saberpungli.id), Telepon (193/082112131323), laporan aplikasi android, datang langsung ke kantor Saber Pungli serta melalui surat pos.

Dikatakan, kasus tangkap tangan tersebut kini dalam proses pengembangan penyidikan untuk mengungkap aliran dananya kemana dan siapa saja yang terlibat, selain pelaku yang tertangkap tangan. Sedang laporan pungli dari masyarakat telah dilakukan penelitian, di mana hasilnya diketahui bahwa 50 persen dari pengaduan itu ada faktanya, ujar Jenderal Bintang Tiga itu.

Komjen Dwi Priyatno juga menjabat Itwasum Polri mengharapkan melalui Satgas Saber Pungli ini masalah pungli) di tempat-tempat pelayanan umum di seluruh instansi pemerintah, termasuk di daerah-daerah dapat diberantas. Sebab selama ini pungli di tempat-tempat pelayanan publik sangat meresahkan masyarakat, bahkan meresahkan para investor, termasuk investor Asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo ingin menciptakan pemerintahan yang bersih, oleh karenanya dibentuk Satgas Saber Pungli melalui Peraturan Presiden ( Perpres ) No.87 Tahun 2016. Satgas Saber Pungli ini melihatkan 11 Kementrian dan kini telah dibentuk Unit Satgas Saber Pungli di daerah-daerah dengan penanggungjawab Gubernur di setiap Provinsi dan sebagai Ketua Satgas Saber Pungli Unit Daerah Itwasda Polda , ujar mantan Kapolda Metro Jaya itu.

"Masyarakat yang memberi laporan tentang adanya kasus pungli tidak perlu merasa takut atau khawatir. Satgas Saber Pungli melindungi siapapun yang melaporkan kasus pungli.  Bahkan masyarakat yang melaporkan kasus pungli tanpa menyebut identitasnya, juga tetap diproses laporannya oleh Satgas Saber Pungli laporannya," katanya.

Ditambahkan soal anggaran operasional Satgas Saber Pungli pada tahun 2016 mendapat anggaran dari Menkopolhukam sebesar Rp 4,8 miliar. "Tahun 2017 kami harus mengajukan anggaran lagi dan saat ini masih dalam perhitungan," tambahnya. o eee




Berita Lainnya
Minggu, 12 Mei 2019
Jumat, 10 Mei 2019
Rabu, 08 Mei 2019
Selasa, 07 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Selasa, 30 April 2019
Senin, 29 April 2019
Minggu, 28 April 2019
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 23 April 2019
Senin, 22 April 2019
Jumat, 19 April 2019