Selasa, 03 Januari 2017

Polri: Buku Jokowi Undercover Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Ist.
Beritabatavia.com -
Mabes Polri menilai buku berjudul Jokowi Undercover yang ditulis Bambang Tri Mulyono tidak didukung data yang memadai. Hasil penilitian dilakukan  ahli pidana, bahasa dan ahli sejarah disimpulkan isi buku tersebut tidak didukung data primer dan sekunder.

"Isinya tidak bisa dipertanggungjawabkan sehingga pelanggaran hukum makin menguat itu didasarkan dari hasil analisis konten dan keterangan para ahli juga," papar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar  di Mabes Polri Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Boy menjelaskan selain melalui buku, Bambang juga menyebarkan lewat media sosial dengan bentuk pernyataan kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla adalah keberhasilan media massa melakukan kebohongan terhadap rakyat.

"Kalimat itu rangkaian kata yang sifatnya ujaran kebencian. Enggak ada bukti yang dukung Bambang Tri. Kalau dilihat ini sesuatu yang enggak beri edukasi ke publik jadi menimbulkan rasa antipati," terangnya.

Dalam kasus ini, penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menetapkan Bambang Tri sebagai tersangka. Bambang juga telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sejak 30 Desember 2016.

Dia dijerat Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik, serta dikenakan Pasal 5 a Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). o sin

Berita Lainnya
Senin, 24 Desember 2018
Jumat, 21 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018