Senin, 30 Januari 2017

Kasus Penodaan Lambang Negara, Rizieq Syihab Jadi Tersangka

Ist.
Beritabatavia.com - PIMPINAN Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan lambang negara. Penetapan ini setelah gelar perkara yang ketiga di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat di Bandung, Senin (30/1/2017).

“Penyidik meningkatkan status Rizieq Syihab dari saksi terlapor menjadi tersangka,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (30/1)

Dilanjutkan, Rizieq disangka melakukan penodaan terhadap dasar negara Pancasila terkait pidatonya pada 2011 di mana dia menyebut  "Pancasila Sukarno ketuhanan ada di pantat".  Rizieq dijerat dengan pasal 154a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penodaan lambang negara dan pasal 320 tentang pecemaran nama baik.

Pada 27 Oktober 2016, Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Rizieq ke Badan Reserse dan Kriminal Polri karena telah menggunakan kata-kata yang "tidak santun, kasar dan tidak hormat" tentang Sukarno dan Pancasila. Kasus ini kemudian ditangani Polda Jawa Barat dan Rizieq juga sudah menjalani pemeriksaan.

Jubir FPI Slamet Ma’arif mengatakan akan melakukan koordinasi dengan anggota FPI dan tim penasihat hukum terkait status baru Rizieq. “Nanti kita tunggu penasihat hukum saja bagaiman keputusannya,” ujar Slamet, Senin (30/1).

Slamet mengatakan, saat ini panasihat hukum sedang mendampingi Munarman dalam pemeriksaan polisi di Polda Bali. “Sebagian besar lagi di Bali mendampingi Haji Munarman diperiksa di Polda Bali,” kata Slamet. o pko


Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Senin, 26 November 2018
Sabtu, 24 November 2018