Jumat, 03 Februari 2017

Selundupkan Shabu Pakai Kapal, Warga Malaysia Tewas Ditembak

Ist.
Beritabatavia.com -
TINDAKAN tegas dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap pelaku penyelundup narkoba.  Seorang warga negara Malaysia berinisial SBK alias Alim yang membawa narkoba jenis shabu tewas ditembak di Perairam Teluk Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (3/2/2017).  Alim terpaksa ditembak lantaran melawan ketika disergap petugas.

Dari dalam kapal KM Dzaki Pratama tersebut petugas berhasil menyita 13 bungkus shabu seberat 13, 595,2 gram. Selain itu juga diamankan 2 pelaku penerima barang, yaitu MA, 52, (Nahkoda), dan IS, 31. Tiga lainnya anak buah kapal (ABK), Es, 42, S, 50 dan AP, 28.

“Saat kami tangkap, SBK sempat melawan sehingga terpaksa kami lumpuhkan, tapi dalam perjalanan ke rumah sakit ia tewas. Dua rekannya, MA dan Ia berhasil kami amankan, mereka merupakan kurir kepanjangtanganan SBK,” Kapal BNN, Komjen Budi Waseso, Jumat (3/2).

Dikatakan SBK selama ini berperan sebagai pengendali lapangan. Dan jalur yang mereka gunakan selama ini adalah laut, melintasi pelabuhan-pelabuhan tikus yang jauh dari pengawasan petugas.

Penangkapan jaringan narkoba asal Malaysia itu dari informasi didapat petugas BNN akan ada pengiriman narkoba yang dikendalikan jaringan sindikat narkotika, Chin Yoon Dah alias Achin alias Acai (Malaysia).

Selanjutnya pada tanggal 2 Februari 2017, sekitar pukul:11.00 WIB langsung menyergap Kapal Dzaki Pratama di perairan Teluk Jakarta dan menyita 13 bungkusan warna coklat berisi Shabu berikut mengamankan 5 orang.

Selanjutnya petugas langsung melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai kurir mengirim shabu tersebut di Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Di lokasi petugas berhasil menciduk SBK yang akan menerima Shabu tersebut.

Saat penyergapan itu SBK sempat melawan dan berusaha kabur dari perugas. Petugas yang sigap langsung melumpuhkan SBK di lokasi. Ia kemudian dievakuasi petugas ke RS Polri Kramajati. Namun dalam perjalanan menghembuskan nafas terakhirnya. “Lima orang yang kami amankan masih kami lakukan pemeriksaan di BNN,” ucap Budi Waseso. o pko





Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Senin, 26 November 2018
Sabtu, 24 November 2018