Senin, 06 Februari 2017

Rumah Pimred Bernas Jadi Korban Teror Pembakaran

Ist.
Beritabatavia.com - TUJUH rumah diduga dibakar oleh orang yang tidak dikenal di Yogyakarta, Minggu sore, 5 Februari 2017. Salah satu rumah yang menjadi korban pembakaran adalah rumah milik pimpinan redaksi Bernas, koran lokal di Yogyakarta, Putut Wiryawan.

Rumah Putut berada di daerah Mejing Kidul RT 02/08, Mejing Kidul, Ambarketawang, Sleman. Putut mengatakan kebakaran yang menimpanya berlokasi di bagian gudang tempat menyimpan buku dan dokumen bekas depan rumahnya sekitar pukul 17.30 WIB.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh istrinya yang curiga dengan bau terbakar. Setelah memastikan tidak ada kebakaran di dalam rumah, tetangganya memberitahu jika terjadi kebakaran di depan rumahnya. "Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan sekitar 15 menit kemudian api meskipun sempat membesar berhasil dikuasai dan dipadamkan. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran datang tepat pada waktunya," ujar Putut, Senin (6/2/2017).

Waktu kejadian terbakar rumahnya itu tidak berselang lama dengan lokasi kebakaran lainnya yang hanya berjarak 400 meter dari rumahnya. Karena lokasi dan waktu yang hampir berdekatan, kebakaran dapat dipadamkan oleh pemadam kebakaran yang datang di rumahnya. 

"Sekitar 15 menit sebelum kebakaran di rumah kami, tetangga pedukuhan di Mejing Lor, berjarak sekitar 400 m dari rumah kami, gudang kayunya juga terbakar. Lima menit berikutnya, kandang ayam di sebelah utaranya milik tetangga juga terbakar (bukan rembetan api, kasus lain)," ujar dia.

Putut yang juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi DIY periode 2009-2014 ini menduga kebakaran itu ada faktor kesengajaan untuk meresahkan warga. Hal itu terlihat dari catatan rentetan kasus yang ada.   "Dugaan sementara, rangkaian kebakaran itu adalah ulah sekelompok orang yang sengaja menebar teror. Menurut tetangga sebelah rumah, mereka mencium bau obat mercon," kata Putut.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria menjelaskan dari tujuh rumah yang diduga dibakar ini terpencar di beberapa lokasi. Ketujuh tempat yang terbakar itu diduga ada unsur kesengajaan.  "Kebakaran tiga rumah di Rewulu, Godean jam 11.30 WIB kemudian jam 12.30 WIB dan jam 14.00 WIB. Kemudian yang di Mejing, Gamping empat tempat. Sekitar jam 17.00 hingga jam 17.30 WIB," kata Burkan.

Rudy menjelaskan dari keterangan saksi mata, para pembakar itu berboncengan menggunakan kendaraan motor. Polisi kini sudah mengantongi ciri-ciri dari pelaku sehingga akan segera ditelusuri. Meski begitu, ia belum bisa menyimpulkan motif dari dugaan pembakaran bangunan itu. "Kita masih menunggu olah TKP ulang baru akan kita simpulkan," kata Rudy.

Rudy meminta masyarakat tidak panik terkait dugaan pembakaran di wilayah Sleman. Ia menjanjikan akan segera menangkap para pelaku yang telah meresahkan masyarakat sekitar. "Percayakan pada kami dan kasus ini akan kita ungkap," ucap dia.

Berikut tujuh lokasi terjadinya kebakaran di depan rumah berdasarkan sumber dari Damkar Sleman. Pukul 11.00 WIB rumah Sosro Diharjo (60), warga Rewulu Wetan RT 02/RW 20, Sidokarto, Godean. Pukul 11.20 WIB toko material milik Slamet Hartanto (34), warga Rewulu Wetan RT 04/RW 21, Sidokarto, Godean. Pukul 13.35 WIB, rumah Suparman, warga Rewulu Wetan RT 04/RW 21, Sidokarto, Godean.

Pukul 16.30 WIB rumah Andri Purwadi (65), warga Mejinglor RT 3/RW 3 Ambarketawang, Gamping. Pukul 17.00 WIB, rumah Purnomo (50), warga RT 3, RW 11, Ambarketawang, Gamping. Pukul 17.10 WIB, rumah Putut Wiryawan (58), warga  Jalan Durian, No 1 Mejingkidul, Ambarketawang, Gamping. Pukul 17.45 WIB, gudang rongsokan dan kertas di Patukan, Ambarketawang, Gamping. o eee









Berita Lainnya
Senin, 24 Desember 2018
Jumat, 21 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018