Kamis, 16 Februari 2017 20:25:32

Habisi Pengikut Mbalelo, Dimas Kanjeng Beri Bonus Rp320 Juta

Habisi Pengikut Mbalelo, Dimas Kanjeng Beri Bonus Rp320 Juta

Beritabatavia.com - Berita tentang Habisi Pengikut Mbalelo, Dimas Kanjeng Beri Bonus Rp320 Juta

DIMAS Kanjeng Taat Pribadi, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Abdul Gani rela merogoh kocek dalam-dalam demi menyelamatkan singgasana padepokan dari ...

 Habisi Pengikut Mbalelo, Dimas Kanjeng Beri Bonus Rp320 Juta Ist.
Beritabatavia.com - DIMAS Kanjeng Taat Pribadi, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Abdul Gani rela merogoh kocek dalam-dalam demi menyelamatkan singgasana padepokan dari rongrongan santri yang dianggap mbalelo. Dalam perencanaan pembunuhan seorang pengikutnya yang bernama Abdul Gani, dia menawarkan imbalan sebesar Rp130 juta.

Lalu setelah siasat pembunuhan dan pembuangan mayat Abdul Gani ke Waduk Gajahmungkur di Wonogiri berjalan mulus, Dimas Kanjeng menolak pengembalian uang Rp130 juta. Dia bahkan memberikan tambahan bonus sebesar Rp190 juta sehingga total imbalan sebesar Rp320 juta bagi para pembunuh Abdul Gani.

Uang ini akhirnya dibagi-bagi kepada lima orang pengikut setianya yang mengeksekusi Abdul Gani di sebuah ruangan di Kompleks Padepokan di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Skenario permufakatan jahat ini terungkap dalam dakwaan yang dibacakan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Perencanaan pembunuhan santri murtad ini dilakukan setelah Abdul Gani akan menjadi saksi dalam pemeriksaan laporan dugaan penipuan dan penggelapan di Mabes Polri, pada April 2016.

Rencana pemanggilan Abdul Gani ini dilakukan setelah seorang pengikut Dimas Kanjeng merasa dirugikan atas praktik penggandaan uang yang tak kunjung cair. Dia kemudian melaporkan dugaan penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ke Mabes Polri pada 16 Februari.

Ketua Tim JPU, Rudi Prabowo Hadi, mengungkapkan, atas perannya dalam perencanaan pembunuhan Sultan Abdul Gani, Dimas Kanjeng didakwa atas pelanggaran KUHP Pasal 340 dengan ancaman pidana hukuman penjara seumur hidup.

Dengan kekuasaan sebagai pemimpin tertinggi padepokan, dia memerintahkan para sultan pengikutnya untuk menghabisi Abdul Gani yang dianggap sudah kelewat batas.
Dimas Kanjeng Beri Bonus Rp320 Juta untuk Bunuh Pengikut Mbalelo Terdakwa yang memerintahkan pembunuhan terhadap Abdul Gani yang telah membuat kegaduhan karena akan menjadi saksi atas laporan dugaan penipuan yang masuk di Mabes Polri. Perbuatan terdakwa ini diancam dengan hukuman pidana seumur hidup, kata Rudi Prabowo Hadi.

Sementara Ratusan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Abdul Gani rela datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moral kepada mantan guru besarnya di Pengadilan Negeri Kraksaan. Pada Kamis siang ini (16/2/2017) Dimas Kanjeng mulai disidang di Pengadilan di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

Pada persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Basuki Wiyono, puluhan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi tampak hadir dan memenuhi ruangan. Para pengikut setia ini rela kembali menginap di padepokan agar bisa mengikuti jalannya persidangan di PN Kraksaan.

Para santri ini berusaha berebut menyalami Dimas Kanjeng ketika turun dari mobil tahanan yang membawanya dari Rumah Tahanan Medaeng, Sidoarjo. Yang Mulia, Assalamualaikum.... Yang Mulia sehat..., teriak seorang santriwati, Ety, asal Kediri.

Dimas Kanjeng yang berada dalam pengawalan ketat petugas kepolisian inipun membalas sapaan para santrinya dengan senyum dan lambaian tangan. Dia meminta kepada para santrinya untuk mendoakan agar dirinya segera menyelesaikan dua kasus persidangan pembunuhan dan penipuan yang menjeratnya. o sio
 


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 02 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Rabu, 25 Desember 2019
Selasa, 24 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Jumat, 20 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
Selasa, 10 Desember 2019
Senin, 09 Desember 2019
Sabtu, 07 Desember 2019
Kamis, 05 Desember 2019