Sabtu, 04 Maret 2017

Raja Salman Lambaikan Tangan Tinggalkan Jakarta

Raja Salman Lambaikan Tangan Tinggalkan Jakarta

Beritabatavia.com - Berita tentang Raja Salman Lambaikan Tangan Tinggalkan Jakarta

RAJA Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, untuk kemudian melanjutkan berlibur ke pulau dewata ...

Ist.
Beritabatavia.com - RAJA Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, untuk kemudian melanjutkan berlibur ke pulau dewata Bali selama enam hari mulai sore nanti.

Tiba di sekitar pukul 09.32 WIB, Sabtu (4/3/2017), raja ketujuh Arab Saudi tersebut sempat melambaikan tangan dari dalam mobil mercy yang ditumpanginya kepada masyarakat yang telah menunggu keberangkatanya.

Selain dilepas Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), terlihat Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin serta Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan ikut dalam rombongan yang melepas keberangkatan raja dengan gelar penjaga dua kota suci tersebut.

Sebelum kedatangan Raja Salman, penjagaan Bandara Halim Perdana Kusuma sempat diperketat. Arus lalu lintas sempat dilakukan pengalihan di beberapa titik guna mencegah kemacetan. Sejumlah Polisi Militer dari Angkatan Udara nampak berjaga di sejumlah titik khususnya yang menuju dan keluar bandara tersebut.

Sementara kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk liburan di Bali, Sabtu (4/3/2017) bakal disambut sekitar 50 anak-anak berusia 7 hingga 12 tahun dari Sanggar Gawitri yang menyajikan tarian khas Bali, tari pendet.

Sebuah tari penyambutan bagi tamu kenegaraan. Tari pendet ini dipilih karena dalam tarian ini ada prosesi penaburan bunga yang tidak ada di tarian lainnya. Tarian ini akan digelar di Tempat kedatangan Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali.

Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Berata mengatakan, hari ini ada 50 anak penari pendet hari ini melakukan gladi bersih untuk menyambut Raja Salman. "Tarian ini tentunya untuk menyambut tamu agung. Kami ingin mempersiapkan tarian pendet ini dengan baik," kata Putu Berata di Denpasar.

Putu menuturkan, selama ini tari Bali lebih banyak untuk upacara, namun seiring waktu para seniman membuat tari yang bisa dinikmati oleh wisatawan. "Tari pendet ini diciptakan pada tahun 1930. Di mana tarian ini dikhususkan untuk menyambut tamu agung. Tarian ini juga pernah ditampilkan untuk menyambut Presiden Amerika Serikat,"tuturnya.

Putu menegaskan, dari kostum anak-anak yang akan menari pun tidak akan diubah. "Kami menyuguhkan apa yang kami miliki sesuai dengan kebudayan kita," ujarnya sambil menambahkan dalam tarian ini ada prosesi penaburan bunga yang tidak ada di tarian lainnya. o eee


Berita Lainnya
Senin, 04 Maret 2019
Sabtu, 02 Maret 2019
Jumat, 01 Maret 2019
Kamis, 28 Februari 2019
Selasa, 26 Februari 2019
Minggu, 24 Februari 2019
Jumat, 22 Februari 2019
Rabu, 20 Februari 2019
Selasa, 19 Februari 2019
Selasa, 19 Februari 2019
Senin, 18 Februari 2019
Sabtu, 16 Februari 2019