Minggu, 26 Maret 2017

Kasus Penggelapan Tanah, Sandiaga Uno Minta Keringanan Pemeriksaan

Kasus Penggelapan Tanah, Sandiaga Uno Minta Keringanan Pemeriksaan

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus Penggelapan Tanah, Sandiaga Uno Minta Keringanan Pemeriksaan

CALON Wakil Gubernur Pilgub DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahuddin Uno memastikan
bahwa dirinya akan memenuhi pemanggilan kepolisian perihal ...

Ist.
Beritabatavia.com - CALON Wakil Gubernur Pilgub DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahuddin Uno memastikan
bahwa dirinya akan memenuhi pemanggilan kepolisian perihal laporan kasus yang disangkakan kepada dirinya dengan pertimbangan matang dari advokasi hukum.

Ia menyebutkan selama ini pihak kepolisian belum melakukan panggilan melainkan baru undangan untuk dimintai klarifikasi perihal kasus penggelapan tanah. Seperti diketahui Sandiaga bersama rekanan bisnisnya, Andreas Tjahyadi, dilaporkan Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward S Soeryadjaya atas tuduhan pidana penggelapan saat melakukan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten pada 2012.

"Saya katakan undangan pertama itu undangan klarifikasi, bukan panggilan. Kami jelaskan posisi hukum kami dan menyampaikan kegiatan kami sangat padat sampai 15 April nanti," ujar Sandiaga Uno, usai seminar ekonomi di STIE, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu
(26/03).

Dijelaskan melalui advokasi hukum sudah memohon keringanan agar pemanggilan dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya memberi waktu kepada dirinya setelah tahapan kampanye putaran ke-2 Pilgub DKI Jakarta 2017 berakhir 15 April. "Kami mohon keringanan dari pihak kepolisian, karena menurut analisa dari tim hukum belum ada urgensinya sekali jika di panggil saat ini," katanya.

Dari kajian pakar hukum, kasus tersebut sangat tidak berbasis, hanya dibuat-buat, dan konstruksi hukum dan timing sangat dipertanyakan.

"Kami menunggu hasil permintaan kami itu dari Polda apakah di kabulkan atau tidak. Namun apabila diundang pada undangan berikutnya untuk klarifikasi akan kami penuhi, apalagi kalau panggilan itu pasti akan kami penuhi. Nah yang kemarin ini bukan panggilan, tadi
undangan untuk menyampaikan klarifikasi,
" tandas Sandi Uno.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan menyebutkan bahwa pihak kepolisian akan menjemput paksa Sandi Uno apabila setelah pemanggilan kedua kalinya tidak juga datang usai menghadiri acara pelantikan organisasi Perbakin di kawasan Bekasi pada Sabtu (25/3). o bsc
Berita Lainnya
Sabtu, 07 September 2019
Jumat, 06 September 2019
Selasa, 03 September 2019
Senin, 02 September 2019
Minggu, 01 September 2019
Sabtu, 31 Agustus 2019
Jumat, 30 Agustus 2019
Rabu, 28 Agustus 2019
Senin, 26 Agustus 2019
Minggu, 25 Agustus 2019
Jumat, 23 Agustus 2019
Selasa, 20 Agustus 2019