Senin, 10 April 2017 18:37:25

Pilkada DKI 2017 : Isu SARA Sesatkan Warga Jakarta

Pilkada DKI 2017 : Isu SARA Sesatkan Warga Jakarta

Beritabatavia.com - Berita tentang Pilkada DKI 2017 : Isu SARA Sesatkan Warga Jakarta

Peneliti LIPI Siti Zuhro menilai isu utama di Jakarta terkait pemilihan kepala daerah sebenarnya adalah masalah kesenjangan sosial, bukan terkait ...

  Pilkada DKI 2017 : Isu SARA Sesatkan Warga Jakarta Ist.
Beritabatavia.com - Peneliti LIPI Siti Zuhro menilai isu utama di Jakarta terkait pemilihan kepala daerah sebenarnya adalah masalah kesenjangan sosial, bukan terkait suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Tetapi, isu SARA dijadikan komoditas politik di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Menurutnya, masing-masing kubu dan pendukung pasangan calon gubenur harus fokus pada kesenjangan sosial visi dan misi.

Pilkada putaran kedua harusnya jadi patokan lagi visi misinya. Jangan tarik kemana-kemana hanya demi mengundang simpati, ujar Siti dalam diskusi bertema Pilkada Sehat-Bersih, pada Senin (10/4/2017).

Dilanjutkan, isu SARA telah menyesatkan masyarakat. Pasalnya, dengan menggunakan isu itu, masyarakat tidak mendapatkan informasi jernih dan objektif. Ini pula yang membuat persoalan utama justru terabaikan. Jangan alihkan ke isu kebhinekaan. SARA itu sudah anugerah, ujar Siti.

Menurut Siti, apabila isu SARA terus di kedepankan dalam Pilkada DKI Jakarta, maka Indonesia dipastikan mengalami kemunduran demokrasi. Padahal, kesuksesan Pilkada DKI Jakarta seharusnya menjadi kekuatan demokrasi. Pilkada DKI diharapkan tiang pancang konsolidasi demokrasi, ujarnya menegaskan.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia Sri Budi Eko Wardani memperkirakan, bahwa isu primordial atau agama akan semakin digunakan untuk mempengaruhi pemilih dalam pilkada kedua DKI Jakarta.

Hanya saja, kedua tim pemenangan dua pasangan calon gubernur - wakil gubernur DKI Jakarta menyebut hal itu tidak akan menjadi fokus mereka.

Menurutnya, faktor rasional lewat pengenalan program yang diajukan oleh kandidat petahana berimbang perannya dengan faktor-faktor yang bersifat sosiologis. Namun demikian, dia menilai bahwa jualan program dan kinerja yang ditawarkan menjadi sulit untuk digoyahkan. o bio




Berita Lainnya
Kamis, 05 Oktober 2023
Kamis, 14 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Senin, 28 Agustus 2023
Kamis, 24 Agustus 2023
Minggu, 20 Agustus 2023
Selasa, 18 April 2023
Rabu, 19 April 2017
Minggu, 16 April 2017
Sabtu, 15 April 2017
Jumat, 14 April 2017