Sabtu, 20 Mei 2017 17:32:24

Seniman Wanita Ijinkan Payudaranya Diraba-raba

Seniman Wanita Ijinkan Payudaranya Diraba-raba

Beritabatavia.com - Berita tentang Seniman Wanita Ijinkan Payudaranya Diraba-raba

BEBERAPA seniman memiliki cara unik untuk mengekspresikan seninya. Salah satunya seniman asal Swiss, Milo Moire, yang bisa dibilang cukup berani dan ...

  Seniman Wanita Ijinkan Payudaranya Diraba-raba Ist.
Beritabatavia.com - BEBERAPA seniman memiliki cara unik untuk mengekspresikan seninya. Salah satunya seniman asal Swiss, Milo Moire, yang bisa dibilang cukup berani dan gila dalam memperlihatkan seninya.

Moire merupakan seniman yang juga seorang psikolog yang dikenal dengan seni telanjangnya. Kali ini, ia memperkenalkan proyek seni yang dinamainya Mirror Box. Dengan Mirror box, Moire berkeliling Eropa untuk membiarkan orang asing menyentuh payudara serta alat kelaminnya selama 30 detik.  Ia mengatakan, jika yang dilakukannya untuk menyoroti kebutuhan akan persetujuan dalam tindakan seksual.

Dia akan berdiri di jalan-jalan, dengan kotak yang menutupi payudara dan alat kelaminnya dan berseru, Saya berdiri di sini hari ini untuk hak-hak perempuan dan penentuan nasib seksual. Wanita memiliki seksualitas, sama seperti pria memilikinya, katanya

Namun, wanita memutuskan kapan dan bagaimana mereka ingin disentuh, dan kapan mereka tidak melakukannya, teriaknya untuk menarik perhatian publik.

Dia mendefinisikan arti persetujuan dalam seninya. Dia berkata, Ketika mereka menyentuh vagina saya, saya berkata, ‘Anda memiliki waktu 30 detik Anda harus melihat ke mata saya.’ Inilah seninya seni! ujarnya seperti dilansir Boldsky, Sabtu (20 Mei 2017).

Aturannya sangat jelas, mereka yang ingin menyentuh Moire harus berusia di atas 18 tahun dan mereka diperbolehkan melakukan sentuhan atau memegang selama 30 detik dan tidak lebih dari itu!

Akibat kegilaan nya ini, Moire beberapa kali ditangkap polisi dan menginap di balik jeruji besi. Namun, ia mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menghentikannya untuk menyebarkan pesannya ke seluruh dunia.

 Selalu ada risiko, tapi saya bersedia mengambil risiko ini karena saya pikir tujuan saya [sebagai seniman] terlalu penting untuk ditakuti. Dan, pada akhirnya, saya melihat lebih banyak harapan daripada takut yang dihasilkan oleh pertunjukan saya, ujarnya. o kay


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 02 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Rabu, 25 Desember 2019
Selasa, 24 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Jumat, 20 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
Selasa, 10 Desember 2019
Senin, 09 Desember 2019
Sabtu, 07 Desember 2019
Kamis, 05 Desember 2019