Selasa, 31 Agustus 2010 13:36:33

Kerusakan Hutan Indonesia Memprihatikan

Kerusakan Hutan Indonesia Memprihatikan

Beritabatavia.com - Berita tentang Kerusakan Hutan Indonesia Memprihatikan

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Gusti Muhammad Hatta menilai, kerusakan hutan di Indonesia saat ini sudah mencapai puncak memprihatinkan. Untuk ...

Kerusakan Hutan Indonesia Memprihatikan Ist.
Beritabatavia.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Gusti Muhammad Hatta menilai, kerusakan hutan di Indonesia saat ini sudah mencapai puncak memprihatinkan. Untuk mencegah itu, pada 2011 nanti pemerintah pusat akan menghentikan pemberian izin pemanfaatan hutan primer.

Kalau tidak dihentikan, dipastikan hutan di Indonesia termasuk di Kalimantan Tengah terutama di Kabupaten Kotawaringin Timur akan habis oleh keserakahan manusia, kata Gusti Muhammad Hatta, saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Kotawaringin Timur.

Menurut Hatta, rusaknya hutan dan penutupan lahan resapan mengakibatkan kualitas air di Kalteng menurun, bahkan saat ini kualitas air di daerah itu menduduki peringkat ke 27 se-Indonesia.

Berdasarkan standar LH agar kualitas air tetap terjaga dengan baik, katanya, penutupan lahan resapan batas minimalnya 30 persen dari jumlah lahan yang terbuka. Kalau dilihat dari indeks kualitas lingkungan hidup yang membuat Kalteng menempati urutan ke 27 se-Indonesia dikarenakan masalah kualitas air yang rendah dan penutupan lahan resapan tidak memenuhi standar lingkungan hidup, katanya.

Salah satu pemicu turunnya kualitas air di Kalteng adalah tidak terkendalinya pemanfaatan atau pengalihfungsian hutan untuk perkebunan kelapa sawit. Hatta mengungkapkan, vegetasi hutan lebih bagus untuk penyerapan air dibandingkan dengan perkebunan kelapa sawit.

Boleh saja membuka lahan perkebunan kelapa sawit, tapi juga harus diperhatikan juga penutupan lahan resapannya yang jelas harus seimbang antara luasan hutan dengan perkebunan kelapa sawit, terangnya.

Tidak seimbangnya ketersediaan hutan dapat mengakibatkan bencana, salah satu contohnya adalah terjadinya banjir dan menurunnya kualitas air.

Pohon kelapa sawit tidak dapat menyerap air dengan sempurna karena antara pohon yang satu dengan yang lainnya masih ada jarak. Sedangkan hutan, resapannya lebih bagus karena pohon yang tumbuh dalam hutan sangat rapat, ucapnya. O brn

Berita Lainnya
Jumat, 15 Mei 2026
Jumat, 15 Mei 2026
Selasa, 12 Mei 2026
Minggu, 10 Mei 2026
Jumat, 08 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026
Selasa, 05 Mei 2026
Jumat, 01 Mei 2026
Jumat, 01 Mei 2026
Selasa, 28 April 2026
Selasa, 28 April 2026