Minggu, 20 Agustus 2017

Pelaku Penembakan di Kawasan PT Freeport Diindetifikasi

Ist.
Beritabatavia.com - KAPOLDA Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menyatakan, polisi mengidentifikasi pelaku penembakan terhadap kendaraan PT Freeport Indonesia di ruas jalan utama tambang Mil 60, Distrik Tembagapura, Mimika. Pelaku penembakan memiliki senjata api dan diduga terlibat dalam serangkaian aksi teror penembakan terhadap kendaraan PT Freeport.

"Kelompok yang melakukan penembakan sudah kita identifikasi. Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan sudah menginvestigasi kasus ini," kata Boy di Timika, Minggu (20/8/2017).

Patut diduga ada kaitan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya. "Kami punya data-data mereka. Mereka memang selalu bergerak di antara bukit-bukit yang berada di sekitar Mil 60 sampai Mil 68. Mereka juga beroperasi di antara Kali Kabur," jelas Boy seperti dikutip Antara.

Ia belum bisa menyebut secara rinci identitas kelompok kriminal bersenjata yang sering membuat teror penembakan di area PT Freeport tersebut dan belum bisa memastikan apakah kelompok tersebut terkait jaringan KKB pimpinan Ayub Waker. "Kami belum bisa sebutkan. Tentu tinggal menunggu waktunya saja," kata Boy.

Konvoi kendaraan karyawan dari Timika ke Tembagapura maupun sebaliknya terus berjalan dan tidak terganggu dengan kasus penembakan di Mil 60 pada Kamis 17 Agustus lalu maupun aksi non-karyawan yang berlangsung di sekitar Check Point Mil 28 Timika, pada Sabtu kemarin.
"Kami pastikan semuanya berjalan normal, tidak ada masalah. Sudah tidak ada lagi jalan yang diblokade," tegas Boy.

Penembakan sendiri terjadi di ruas jalan utama tambang yang menghubungkan Timika-Tembagapura pada Kamis lalu terhadap kendaraan roda empat PT Freeport tepat di Mil 60. Penembakan ini melukai satu anggota Brimob Polda Riau dan menyebabkan kerusakan beberapa bagian mobil.

Sementara Ratusan eks karyawan PT Freeport Indonesia, Timika, Papua, Sabtu  berunjuk rasa dan memblokade jalan masuk areal PT Freeport Indonesia, tepatnya di Check Point 28, dekat Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua. Tidak hanya berunjuk rasa, massa yang kecewa dengan dengan PHK yang dilakukan perusahaan tersebut juga memblokade jalan ke tambang utama. Massa juga membakar sejumlah kendaraan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal yang dikonfirmasi MNC MEDIA mengatakan, dalam aksi demo tersebut tercatat ada empat mobil dan 38 sepeda motor yang dibakar massa dalam aksi tersebut.

"Kerugian materiil dengan rincian antara lain kendaraan roda roda dua milik karyawan yang pada saat ini sedang bekerja sebanyak 38 unit, roda empat sebanyak ermpat unit," kata Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal melalui sambungan telepon selulernya. o sio




Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Senin, 26 November 2018
Sabtu, 24 November 2018