Rabu, 06 September 2017

Dugaan Keterlibatan Politisi Gunakan Jasa Saracen Diusut

Dugaan Keterlibatan Politisi Gunakan Jasa Saracen Diusut

Beritabatavia.com - Berita tentang Dugaan Keterlibatan Politisi Gunakan Jasa Saracen Diusut

PENYIDIK Bareskrim Polri mengakui tengah mencari fakta hukum dugaan (menyelidiki) keterlibatan politisi atau anggota dewan yang menggunakan jasa ...

Ist.
Beritabatavia.com - PENYIDIK Bareskrim Polri mengakui tengah mencari fakta hukum dugaan (menyelidiki) keterlibatan politisi atau anggota dewan yang menggunakan jasa kelompok Saracaen atau sejenisnya.

Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul menerangkan pihaknya akan memeriksa siapa pun termasuk anggota dewan atau politisi yang terbukti terlibat penggunaan jasa ujaran kebencian berunsur sara termasuk yang mendanainya.

"Masih diselidiki semua. Semua akan diperiksa tanpa pandang bulu. Tapi untuk pemeriksaan itu harus kami temukan dulu fakta hukumnya," jelasnya di Jakarta, Rabu (06/09/2017).

Dijelaskan, penyidik Bareskrim memerlukan ketelitian untuk memeroleh bukti dari berbagai data yang didapatkan dari tersangka. "Semua ada prosesnya yang harus sangat rinci diteliti jadi tidak bisa sembarangan," imbuhnya

Kepala Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan timnya sedang melakukan digital forensik. Hal ini dilakukan untuk mengecek semua data yang akan menjadi barang bukti dan informasi uang menelusuri dan mengembangkan kasus tersebut.

"Dari barang yang disita itu kami lakukan uji forensik digital. Dan di sinilah memang kami butuh waktu lama dan ekstra hati-hati jangan sampai datanya rusak jika tidak kami akan kesulitan menelusuri siapa di balik kelompok ini," paparnya.

Menurut Irwan data yang sudah didapatkan terbagi menjadi empat bagian. Saat ini tim yang bekerja cepat untuk mendapatkan data untuk mengembangkan pihak yang terlibat.

"Ada data yang sudah didapat tapi untuk kebutuhan intelejen, ada yang bisa dibutuhkan untuk proses lidik. Dan sekarang kami sedang menari data untuk menangkap semua pelaku yang terlibat," tuturnya.

Saat ditanya terkait keterlibatan anggota dewan atau politisi yang menggunakan jasa kelompok ujaran kebencian, Irwan tidak membantahnya. "Nanti penyidikan sedang berlangsung. Kalau dibuka itu bisa mengacaukan kerja kami," cetusnya. o mio

Berita Lainnya
Senin, 12 Agustus 2019
Sabtu, 10 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Kamis, 08 Agustus 2019
Rabu, 07 Agustus 2019
Selasa, 06 Agustus 2019
Senin, 05 Agustus 2019
Sabtu, 03 Agustus 2019
Sabtu, 03 Agustus 2019
Rabu, 31 Juli 2019
Minggu, 28 Juli 2019
Jumat, 26 Juli 2019