Rabu, 01 November 2017

Kapolri Bicara Penanganan Teroris di Markas PBB

Ist.
Beritabatavia.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi salah satu pembicara dalam Panel Discussion diselenggarakan di Markas PBB New York, Amerika Serikat. Tribrata satu ini berbicara mengenai Konsep Penanganan Teroris ‘Strategy and counter strategy on global terrorist networks’ di hadapan peserta dari 52 negara.

Menurut mantan Kepala BNPT, terorisme global yang telah menjadi isu utama dalam keamanan dunia internasional, ada fenomena terorisme global kontemporer dalam dua gelombang besar.

“Gelombang pertama saat kemunculan Al-Qaeda sebagai jaringan kelompok terorisme global pertama kali di dunia, dan gelombang kedua sejak 2014 saat ISIS muncul sebagai ancaman baru bagi keamanan dunia,” kata Tito melalui keterangan tertulisnya, Rabu (1/11/2017).

Tito menilai pentingnya konsep strategi soft approach dalam menghadapi kelompok terorisme ini, tidak hanya mengandalkan hard approach. Menurutnya, konsep soft approach ini mengalami penurunan kualitas dan jumlah serangan teror yang terjadi di Indonesia. “Karena mengingat terorisme global tidak mungkin diselesaikan hanya dengan penggunaan senjata,” ujarnya.

Ada 5 langkah yang bisa ditempuh, yakni kontra radikalisasi, deradikalisasi, kontra ideologi, menetralisir saluran dan menetralisir situasi yang mendukung penyebaran paham radikal. Kepada PBB tentang perlunya menjaga perdamaian dunia khususnya di negara-negara Islam.

Menurut dia, PBB perlu memprioritaskan penyelesaian konflik terkait warga Muslim. “Karena ideologi radikal akan berkembang aktif dan mendapat panggung jika terjadi konflik tersebut,” jelas dia.

Selain mengikuti panel discussion, Tito menyempatkan diri untuk melakukan pembicaraan dengan USG Departement Field Support Mr Atul Khare membicarakan kelanjutan pengiriman pasukan Polri untuk misi perdamaian dunia.

Tito juga bertemu dengan USG UNOCT Mr Vladimir Voronkov guna sharing informasi tentang penanganan terorisme global. Alhasil, Mr Voronkov menawarkan Jenderal Tito untuk berbicara dalam forum khusus yang diikuti semua negara anggota PBB tentang terorisme yang akan diadakan PBB pada bulan Juni 2018 di New York. o rls
Berita Lainnya
Senin, 24 Desember 2018
Jumat, 21 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Selasa, 04 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018