Selasa, 05 Desember 2017 09:44:25

Jalan Inspeksi Tanah Abang Kini Nampak Rapi & Bersih

Jalan Inspeksi Tanah Abang Kini Nampak Rapi & Bersih

Beritabatavia.com - Berita tentang Jalan Inspeksi Tanah Abang Kini Nampak Rapi & Bersih

SEPANJANG Jalan Tenaga Listrik atau kerap disebut Jalan Inspeksi yang terdapat di pinggiran sungai Ciliwung menuju Tanah Abang nampak bersih dari ...

 Jalan Inspeksi Tanah Abang Kini Nampak Rapi & Bersih Ist.
Beritabatavia.com - SEPANJANG Jalan Tenaga Listrik atau kerap disebut Jalan Inspeksi yang terdapat di pinggiran sungai Ciliwung menuju Tanah Abang nampak bersih dari bangunan semi permanen atau bedeng yang biasa ditempati oleh para pemulung. Di jalan inspeksi tersebut, hanya ada tembok pemisah antara rel kereta, Jalan Tenaga Listrik, dan Sungai Ciliwung.

Biasanya di sini penuh bedeng, para pemulung kumpul di bedeng dan kalau malam tiba penuh dengan wanita malam menjajakan diri diiringi hingar bingar musim dangdut serta bertatubran minuman keras, kata Jafar salah seorang tukang ojek pangkalan

Menurut Jafar, baru-baru ini petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kerap menggelar penertiban dan melakukan penjagaan. Sampai saat ini sepanjang jalan inspeksi menuju Tanah Abang itu telah bersih dari bedeng para pemulung. Ini juga biasanya ada Satpol PP ngejagain, ucap Jafar.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede memastikan jalan inspeksi menuju Tanah Abang bersih dari bangunan semi permanen atau bedeng. Hal ini terjadi karena pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dalam hal pengawasan. Ada pemantauan pengamanan juga dari BBWSCC yang tengah melakukan proyek pengerukan kali, ucapnya.

Menurutnya hal ini berbeda dengan kondisi pada penertiban-penertiban sebelumnya. Pada penertiban sebelumnya, penghuni jalan inspeksi tak butuh waktu lama untuk kembali membangun bedeng-bedeng di kawasan tersebut.

Pada Senin (13/11/2017) Pemerintah Kota Administratif Jakarta Pusat telah melakukan penertiban di kawasan yang juga diketahui menjadi kawasan prostitusi tersebut.

Sekitar 200 ton sampah hasil bongkaran dikumpulkan dari lokasi tersebut. Mangara pun meminta BBWSCC segera melakukan pengerukan tanah sedimen di kawasan tersebut karena turut digunakan sebagai lokasi prostitusi. o kmo


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 27 Desember 2019
Kamis, 26 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Sabtu, 21 Desember 2019
Kamis, 12 Desember 2019
Jumat, 06 Desember 2019
Jumat, 06 Desember 2019
Selasa, 03 Desember 2019
Jumat, 29 November 2019
Kamis, 28 November 2019
Minggu, 24 November 2019
Kamis, 21 November 2019