Rabu, 08 September 2010 16:02:32

Open House Untuk Umum di Jakarta Ditiadakan

Open House Untuk Umum di Jakarta Ditiadakan

Beritabatavia.com - Berita tentang Open House Untuk Umum di Jakarta Ditiadakan

Tak ingin kericuhan tahun lalu terulang kembali, Gubernur DKI Fauzi Bowo memutuskan untuk tidak menggelar silaturahmi terbuka atau sering disebut ...

Open House Untuk Umum di Jakarta Ditiadakan Ist.
Beritabatavia.com - Tak ingin kericuhan tahun lalu terulang kembali, Gubernur DKI Fauzi Bowo memutuskan untuk tidak menggelar silaturahmi terbuka atau sering disebut open house untuk umum pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Rencananya, orang nomor satu di Jakarta itu hanya akan menggelar kegiatan open house  dengan para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, duta besar negara sahabat, tokoh-tokoh masyarakat, anggota DPRD DKI Jakarta, dan kerabat-kerabat keluarga terdekat. Open house di rumah dinas gubernur di Jalan Taman Suropati No 7, Jakarta Pusat, dimulai sejak pukul 12.3017.30.

Open house di hari pertama Lebaran di ruman dinas Gubernur tetap ada. Open house akan dimulai seusai shalat Ied tetapi tertutup untuk masyarakat umum, kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (8/9).

Ditiadakannya kegiatan open house untuk umum disebabkan berbagai hal. Salah satunya diakibatkan tidak tertibnya masyarakat saat mengikuti open house. Alhasil, keributan-keributan kecil kerap terjadi, terutama saat sesi pemberian sedekah maupun bingkisan Lebaran oleh gubernur.

Selain itu, pemberian sedekah juga dinilai tidak efektif, karena warga yang sudah mendapat sedekah, terkadang kembali ikut mengantre sehingga ada warga lain yang tidak kebagian. Demi menghindari terulangnya kejadian serupa, gubernur menghentikan kegiatan open house mulai tahun ini.

Setelah dikaji, open house di rumah gubernur lebih banyak sisi negatifnya dibanding sisi positifnya. Sehingga mulai tahun ini tidak akan diadakan lagi, ujar Cucu Ahmad Kurnia, Kepala Bidang Informasi Publik, Diskominfo dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta, Rabu (8/9).

Kegiatan open house untuk umum, dijelaskan Cucu, merupakan bentuk niat baik gubernur mendekatkan diri dengan masyarakat. Namun, karena banyak menimbulkan hal yang kurang baik, maka dengan terpaksa dihentikan.

Sedangkan untuk pemberian santunan yang biasanya diberikan gubernur saat open house Lebaran, akan tetap diberikan. Namun, kali ini akan disalurkanya melalui lembaga resmi yang ada lima wilayah kota dan kabupaten Kepulauan Seribu. Pemberian santunan Lebaran akan disalurkan melalui lembaga resmi dalam hal ini Bazis yang terdapat di seluruh wilayah DKI Jakarta," tandasnya.

Keputusan untuk tidak menggelar open house untuk umum tersebut mendapat dukungan dari DPRD DKI Jakarta. Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI, Igo Ilham, setuju tidak dilaksanakannya lagi open house untuk warga Jakarta di Balaikota DKI. Supaya insiden kericuhan open house tahun lalu tidak lagi terjadi di tahun ini. Sebab bila itu terjadi, tidak hanya mencoreng nama baik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI saja, juga nama baik Pemprov DKI secara keseluruhan. O brn

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026