Selasa, 20 Maret 2018

STNK 1 Bulan BPKB 6 Bulan, Polri Akan Tegur Dealer

STNK 1 Bulan BPKB 6 Bulan, Polri Akan Tegur Dealer

Beritabatavia.com - Berita tentang STNK 1 Bulan BPKB 6 Bulan, Polri Akan Tegur Dealer

Polri terus berupaya mewujudkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dari mulai Samsat Keliling, Gerai Samsat, Drive Thru. Bahkan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Polri terus berupaya mewujudkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dari mulai Samsat Keliling, Gerai Samsat, Drive Thru. Bahkan beberapa waktu lalu Polri melauncing Samsat Online.

Sayangnya, upaya Polri itu tidak mendapat dukungan dari pengusaha dealer yang menjual kendaraan bermotor. Justru, akibat praktik para pengusaha dealer membuat stigma buruk semakin tersebar sehingga melemahkan upaya peningkatan kualitas pelayanan yang dibangun Polri.

Pasalnya, para pengusaha dealer dengan alasan mengikuti proses di Samsat,sehingga penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) harus membutuhkan waktu satu (1) bulan. Sedangkan untuk penerbitan  Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) selama tiga (3) bulan, bahkan sejumlah pengusaha dealer menetapkan waktu enam (6) bulan.

Seperti yang dialami seorang warga Jakarta Pusat saat membeli sebuah kendaraan Mitsubishi xpander dari PT Srikandi Diamond Motor yang terletak di Jalan Pos Pengamben, Jakarta Barat pada awal Februari 2018. Kemudian pihak dealer baru menyerahkan kendaraan kepada pembeli pada Rabu 21 Februari 2018. Sayangnya, hingga Selasa 20 Maret 2018, STNK kendaraan tersebut belum juga diterima oleh pemilik kendaraan.

Praktik serupa juga dilakukan PT Kartika Berkat Abadi, perusahaan dealer sepeda motor di Jalan Samanhudi,Pasarbaru, Jakarta Pusat. Pihak dealer baru menyerahkan sepeda motor bersama STNK satu bulan setelah pembayaran lunas.  Anehnya, dalam surat jalan yang diterima pembeli, disebutkan  BPKB baru akan jadi enam (6) setelah STNK jadi. Artinya, keabsahan kepemilikan kendaraan baru dapat diterima tujuh (7) bulan setelah pembayaran kendaraan lunas.

Padahal, dalam laman pusat layanan publik untuk Indonesia menjelaskan proses penerbitan STNK baru yang dilaksanakan di Samsat selesai dalam waktu 1 sampai 2 hari kerja.

Bahkan, Kasubdit Regident Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sumarji, memastikan proses penerbitan STNK dan BPKB waktunya jauh lebih cepat dari waktu yang ditentukan pusat layanan publik.
 
"Untuk pembuatan BPKB baru paling lama satu jam, sedangkan STNK baru membutuhkan waktu paling lama dua jam, dengan catatan berkas lengkap dan siap proses," kata AKBP Sumarji, Selasa (20/3).

Lebih lanjut, AKBP Sumarji menjelaskan, bahwa yang terjadi adalah  pihak dealer menyerahkan pengurusan kepada pihak ketiga (biro jasa). Tetapi pihak biro jasa menunda waktu untuk memasukkan berkas ke Samsat.

"Contoh, order dari dealer 10 unit, tapi yang didaftar ke Samsat hanya 2 unit yang 8 unit didaftar hari berikutnya, terus berlanjut seperti itu," ungkap AKBP Sumarji.

Perwira menengah Polri yang juga Manager Bhayangkara FC itu juga berjanji akan menyampaikan keluhan warga kepada pihak dealer, agar meningkatkan pelayanannya. O son

Berita Lainnya
Jumat, 04 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Minggu, 29 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Rabu, 25 September 2019
Selasa, 24 September 2019