Beritabatavia.com -
Kerusakan Jl RE Martadinata, Tanjungpriok, Jakarta Utara, yang mengalami amblas dengan kedalaman 7 meter, serta panjang kerusakan hingga radius 103 meter dan lebar 6 meter, dipastikan tidak berlangsung lama. Rencananya dalam waktu tiga bulan perbaikan yang membutuhkan dana sekitar Rp 7 miliar selesai dikerjakan.
Rencananya lebar jalan yang amblas akan dilebarkan mencapai 9 meter. Dana yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan jalan yang amblas sebesar Rp 6-7 miliar, jelas Joko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum, Kamis (16/9).
Jalan yang amblas, dijelaskan Joko Kirmanto akibat terkena erosi air laut yang merusak pondasi jalan. Jalan itu baru seminggu selesai dikerjakan. Pekerjaan peninggian jalan, sebelumnya sudah memasang tiang pancang di lokasi amblasnya jalan yang berada di sisi laut tempat bersandarnya kapal.
Ia berharap amblasnya jalan tidak bertambah, dengan melakukan pemasangan tiang pancang dan plat baja atau pile slab di lokasi kejadian. Nantinya akan dipasang 24 pile slab atau tiang pancang dan plat yang dipasang satu dua hari di lokasi amblasnya jalan, katanya.
Polres Jakarta Utara dan Pelindo II juga diminta mengantisipasi arus transportasi barang dari dalam Pelabuhan Tanjungpriok. Antisipasi dilakukan dengan mengalihkan truk dan kontainer yang menuju pelabuhan agar melaui tol dan turun di pintu keluar tol Plumpang menuju Jl Yos Sudarso. Namun untuk dari arah Ancol dialihkan dengan menggunakan Jl Danau Sunter, tandasnya. O bjc/brn