Minggu, 15 Juli 2018 11:05:13

Menteri Susi: Jangan Beli Air Mineral dalam Botol Plastik

Menteri Susi: Jangan Beli Air Mineral dalam Botol Plastik

Beritabatavia.com - Berita tentang Menteri Susi: Jangan Beli Air Mineral dalam Botol Plastik

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terus mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik di masyarakat. Salah satu aksi kampanye ...

 Menteri Susi: Jangan Beli Air Mineral dalam Botol Plastik Ist.
Beritabatavia.com -
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terus mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik di masyarakat. Salah satu aksi kampanye dilakukan Susi pada hari ini dalam acara Pandu Laut Nusantara yang digelar di ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Ahad (15/07/2018).

Di hadapan sejumlah peserta acara, Susi menyampaikan sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan. Mulai hari ini tidak boleh beli air mineral dalam botol plastik, pakai tumbler sendiri. Juga jangan pakai kantong kresek dan sedotan plastik. saran Menteri Susi

Susi mengatakan, persoalan sampah juga tak hanya di daratan karena di laut juga tidak kalah parah. Indonesia, kata dia, termasuk negara dengan penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Jadi mulai sekarang juga kurangi sampah plastik di laut.

Sebelumnya, Susi telah meresmikan Organisasi Pandu Laut Nusantara di Ballroom Kementeriannya di Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Pandu Laut didirikan sebagai upaya merangkul seluruh komunitas pecinta laut yang memiliki peran penting dalam pemanfaatan Indonesia yang 71 persen wilayahnya adalah lautan.

Dalam acara hari yang diadakan Pandu Laut hari ini, tak hanya Susi, namun juga sejumlah aktivis lingkungan ikut hadir mendukung kampanye pengurangan sampah ini. Di antara para aktivis ini yaitu vokalis dan gitaris grup band Slank, Kaka dan Ridho, musisi Marcell Siahaan, dan model Isabel Yahya.

Aksi kampanye ini, kata Susi, tidak akan mungkin dijalankan oleh pemerintah sendiri. Ia meminta kelompok lain seperti grup penyelam, grup paddling, hingga grup snorkeling untuk membantu kampanye pengurangan plastik, terutama sampah di laut.

Dalam acara ini, Ridho Slank juga menyampaikan bahwa persoalan sampah plastik di Indonesia memang harus jadi perhatian serius. Ridho yang aktif berolahraga menyelam atau diving mengaku menemukan sendiri fakta bahwa di kedalaman 40 meter dari permukaan laut masih saja ditemukam sampah. Apalagi sekarang bentuknya sudah mikro bahkan nano plastik, ujarnya. 0 TMO


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Rabu, 22 April 2020
Jumat, 17 April 2020
Jumat, 27 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Sabtu, 01 Februari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Senin, 20 Januari 2020
Sabtu, 18 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020