Beritabatavia.com -
Berapa jumlah dan nama calon Kapolri yang akan dikirimkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and profer test) masih dirahasiakan. Meskipun dipastikan, proses penetapan calon Kapolri yang bakal diajukan ke DPR sudah selesai.
Hal tersebut diungkapkan juru bicara (jubir) Presiden, Julian Aldrin Pasha kepada wartawan, Minggu (19/9). Dia memastikan bahwa Presiden sudah menyelesaikan seleksi calon Kapolri. Proses penetapan calon Kapolri sudah selesai. Hanya tinggal dikirimkan ke DPR, dan tentu kini masih dipertimbangkan betul oleh bapak Presiden soal itu. Insya Allah, minggu depan sudah dikirimkan secepatnya ke DPR, ujar Julian.
Menurutnya, segala kemungkinan bisa saja terjadi. Apakah Presiden hanya menyerahkan satu atau dua nama calon seperti yang dajukan oleh Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) kepada Presiden. Tetapi, dengan sangat yakin dan hati-hati Julian mengungkapkan kemungkinan Presiden SBY hanya menyerahkan satu nama calon Kapolri ke DPR. Kemungkinan-kemungkinan selalu ada, dan bisa saja terjadi. Bisa satu orang, satu nama, satu calon yang akan diusulkan oleh bapak Presiden atau lebih. Tapi kan, sampai sekarang belum bisa dipastikan karena masih dipertimbangkan betul, ungkap Julian
Sementara itu, mantan Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Irjen (pur) Farouk Muhammad meminta agar masyarakat tidak terlalu berharap kepada Kapolri baru. Hal tersebut diungkapkan Farouk dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Menurutnya,sebaiknya masyarakat tidak usah berharap banyak kepada Kapolri yang baru, pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Sebab, lanjutnya, Kapolri baru akan terlihat bagus hanya pada 100 hari pertama. Tapi setelah lewat tiga bulan, enam bulan, kembali lagi, ujar Farouk.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu menegaskan, yang dibutuhkan bagi seorang Kapolri adalah dia bisa benar-benar mampu menjaga komitmen kerjanya. Calon Kapolri harus yang punya komitmen tinggi melayani masyarakat. Kapolri yang baru nantinya harus menunjuk Kapolda yang takut kepada masyarakat. Dan Kapolda juga menunjuk Kapolres yang punya komitmen yang sama, kata Farouk. O son