Senin, 27 Agustus 2018 14:47:54

Polri: Deklarasi #2019GantiPresiden Ancam Persatuan Bangsa

Polri: Deklarasi #2019GantiPresiden Ancam Persatuan Bangsa

Beritabatavia.com - Berita tentang Polri: Deklarasi #2019GantiPresiden Ancam Persatuan Bangsa

Polri menegaskan acara Deklarasi #2019GantiPresiden dapat berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat serta mengancam persatuan dan ...

 Polri: Deklarasi #2019GantiPresiden Ancam Persatuan Bangsa Ist.
Beritabatavia.com - Polri menegaskan acara Deklarasi #2019GantiPresiden dapat berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat serta mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, kepolisian tidak menerima surat tanda pemberitahuan acara Deklarasi #2019GantiPresiden dan akan membubarkan acara bila tetap dilaksanakan.

Kami meminta masyarakat membaca dan memahami Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Depan Umum, tegas Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/8).

Dilanjutkan, ada empat poin pengecualian yang dituangkan dalam regulasi tersebut yakni mengganggu hak asasi orang lain, mengganggu ketertiban umum, tidak mengindahkan etika dan moral, serta mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian Polri menyatakan tegas tidak menerima surat tanda pemberitahuan penyampaian aksi tersebut, ucap dia.

Jenderal bintang dua mengatakan, sebagian besar masyarakat menolak Deklarasi #2019GantiPresiden lantaran belum masuk masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Bahkan, sebagian besar masyarakat pun bersuara Pilpres 2019 harus diisi dengan kampanye adu cerdas program, bukan membuat tagar yang bisa menyinggung yang lain dan berpotensi menimbulman konflik

Banyak gelombang penolakan deklarasi tersebut yang dapat akibatkan konflik yang merupakan gangguan terhadal ketertiban umum dan memecah persatuan kesatuan bangsa, ujar dia.

Neno dan Ahmad Dhani, dua sosok yang akrab dengan gerakan #2019GantiPresiden, dilarang menghadiri acara Deklarasi #2019GantiPresiden di dua lokasi berbeda. Neno di Pekanbaru, Riau sedangkan Dhani di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (25/6) lalu.

Neno diadang ratusan orang di gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8) sore. Tokoh penggerak #2019GantiPresiden akhirnya memutuskan pulang ke Jakarta setelah diminta pulang oleh kepolisian setempat dengan alasan keamanan.

Sementara Dhani ditolak oleh kelompok masyarakat yang tak setuju dengan kegiatan tersebut setelah mendapat penolakan dari massa anti #2019GantiPresiden. Kedua massa antara yang pro dan anti sempat ricuh. Mereka sempat terlibat saling dorong namun dapat dipisahkan pihak kepolisian.

Polisi kemudian membubarkan kedua massa yang anti dan pro #2019GantiPresiden. Mengingat dari awal polisi memang tidak mengeluarkan izin untuk deklarasi gerakan ini dilaksanakan di Surabaya. 0 DAY
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 28 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 01 Juli 2020
Selasa, 30 Juni 2020
Rabu, 24 Juni 2020
Minggu, 21 Juni 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Jumat, 12 Juni 2020