Jumat, 31 Agustus 2018 09:47:47

Sebarkan Hoax, Akun Winston Johanes, Ali Winata & Katakita Dipolisikan

Sebarkan Hoax, Akun Winston Johanes, Ali Winata & Katakita Dipolisikan

Beritabatavia.com - Berita tentang Sebarkan Hoax, Akun Winston Johanes, Ali Winata & Katakita Dipolisikan

Tiga pemilik akun Winston Johanes, Ali Winata & Katakita dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Pelapornya  Pilot ...

 Sebarkan Hoax, Akun Winston Johanes, Ali Winata & Katakita Dipolisikan Ist.
Beritabatavia.com -
Tiga pemilik akun Winston Johanes, Ali Winata & Katakita dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Pelapornya  Pilot Lion Air, Kapten Pribadi Alisudarso. Pelaporan berkaitan dengan menyebarkan berita bohong atau hoax terkait aksi Neno Warisman menggunakan mikrofon pesawat dalam dalam penerbangan pesawat Lion Air JT297 rute Pekanbaru-Jakarta pada 25 Agustus 2018.

Pelaporan dilakukan menyusul penyebaran kabar di media sosial (medsos) bahwa Kapten Pribadi Alisudarso sebagai pilot yang mengizinkan Neno Warisman menggunakan mikrofon pesawat pada 25 Agustus 2018. Akibat kejadian tersebut, akun media sosial milik Kapten Pribadi Alisudarso diserang warganet. Bahkan, ada akun yang menyebarkan profil Kapten Pribadi Alisudarso sebagai pendukung Aksi 212 dan dikait-kaitkan dengan niat mati syahid.

Untuk itu Captain Pribadi Alisudarso sudah melaporkan para oknum ke Mabes Polri, ujar Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantono, dalam keterangan tertulis, Jumat (31/08/2018).

Dijelaskan, pesawat Lion Air JT297 dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada 25 Agustus 2018 atau saat Neno Warisman menggunakan mik pesawat dipiloti Kapten Djoko Timboel Soembodo, bukan Kapten Pribadi Alisudarso.

Informasi dan berita yang diunggah dihubungkan oleh orang tertentu dalam akun pribadi Captain Pribadi Alisudarso adalah tidak benar dan fitnah. Karena itu kami melaporkan ke polisi, karena merusak nama Kapten Pilot Lion Air, tandasnya serius.

Akibat banyak serangan dan viralnya Kapten Pribadi Alisudarso sebagai pilot yang mengizinkan Neno Warisman menggunakan mik pesawat itu membuat Kapten Pribadi Alisudarso mengalami syok. Padahal, saat kejadian itu Kapten Pribadi Alisudarso tengah masa libur atau off. Artinya apa, secara captain (Pribadi, red) ini shocked karena diviralkan seolah-olah dia. Sementara dia itu nggak tahu apa-apa,.

Kapten Pribadi membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi psikologisnya sebelum kembali menerbangkan pesawat. Akibat banyak serangan dan viralnya Kapten Pribadi Alisudarso sebagai pilot yang mengizinkan Neno Warisman menggunakan mik pesawat itu membuat Kapten Pribadi Alisudarso mengalami syok.

Kapten Pribadi Alisudarso  menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan ingin mati syahid yang kemudian jadi perbincangan netizen.

Semua berita yang dihubungkan dengan akun pribadi saya adalah tendensius dan bersifat penyerangan pribadi sehingga menimbulkan fitnah. Kalau teman-teman memperhatikan FB (Facebook) saya, saya nggak pernah menyatakan ingin mati syahid, ujarnya.

Karena itu, dia melaporkan sejumlah akun media sosial dan situs ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jakarta, pada Rabu (29/8/2018) malam. Pihak yang dilaporkan adalah pemilik akun akun Winston Johanes dan Ali Winata serta akun Katakita.

Pemilik akun-akun tersebut dilaporkan atas dugaan pelanggaran penyebaran berita bohong, pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.

Terkait Neno Warisman yang menggunakan mik di dalam pesawat atau Public Address System (PAS) Lion Air. Pihak Lion Air melakukan penyelidikan atas pelanggaran ini. Kapten Djoko Timboel Soembodo yang menerbangkan pesawat saat Neno Warisman menggunakan mik tersebut dan beberapa awak kabin pesawat tersebut juga dilakukan pemeriksaan oleh pihak Lion Air.

Hasilnya, diketahui benar terjadi pelanggaran oleh pilot dan awak kabin pesawat. Lion Air sudah mengenakan sanksi kepada awak pesawat, baik penerbang (pilot) dan awak kabin yang memberikan izin penggunaan peralatan PA, berupa tidak boleh terbang atau grounded, ungkapnya. 0 ERZ

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020