Minggu, 14 Oktober 2018

OTT Pembuang Sampah Sembarangan di Kep Seribu Hasilkan Rp 2 juta

OTT Pembuang Sampah Sembarangan di Kep Seribu Hasilkan Rp 2 juta

Beritabatavia.com - Berita tentang OTT Pembuang Sampah Sembarangan di Kep Seribu Hasilkan Rp 2 juta


Uang hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pembuang sampah sembarangan di wilayah Kepulauan Seribu mencapai Rp 2 juta. Jumlah tersebut ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Uang hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pembuang sampah sembarangan di wilayah Kepulauan Seribu mencapai Rp 2 juta. Jumlah tersebut dikumpulkan dari giat OTT selama tiga bulan terakhir.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yusen Hardiman mengatakan telah menjaring 21 pembuang sampah sembarangan sejak bulan Juni hingga pertengahan Oktober. "Hari Sabtu (13/10) kemarin kami laksanakan OTT di pulau Pramuka," kata Yusen, Ahad (14/10).

Selama tiga bulan itu, OTT pembuang sampah sembarangan dilakukan di beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata seperti pulau Pramuka dan pulau Tidung. Selain itu, petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menggelar OTT di dermaga Marina, Ancol, Jakarta Utara sebagai pintu gerbang menuju Kepulauan Seribu.

Mayoritas pelaku pembuang sampah, ujar Yusen, berasal dari kalangan wisatawan. Bahkan petugas pernah menangkap dua wisatawan asing. "Ada dua WNA dari Swedia dan Mesir ditangkap karena buang puntung rokok sembarangan, akhirnya mereka bayar denda," ujar dia.

Denda yang dikenakan petugas kepada pelaku pembuang sampah sebesar Rp 100 ribu. Namun, petugas acap kali menemukan pelanggar yang tidak membawa uang lebih. "Jadinya ada beberapa yang bayar Rp 50 ribu, karena memang tidak bawa uang lagi dia. Tapi kami tambah hukumannya dengan push-up ," ucapnya.

Yusen menambahkan, denda tersebut tercantum dalam Perda nomor 3 tahun 2013 pasal 130 ayat 1(b). Untuk hukuman push-up, lanjutnya, diberlakukan sebagai sanksi sosial kepada pelanggar. "Total uang denda yang dikumpulkan langsung disetor ke kas daerah," ungkap dia.

Salah satu pelanggar asal Tangerang, Juniman mengaku terkejut karena diringkus oleh polisi khusus Dinas Lingkungan Hidup karena kedapatan membuang puntung rokok sembarangan. Ia pun terpaksa membayar denda Rp 100 ribu. "Kapok juga kena denda Rp 100 ribu, gede itu. Tapi sedikit bisa cegah orang buang sampah sembarangan," kata dia di Pulau Pramuka. 0 REP

Berita Lainnya
Jumat, 04 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Minggu, 29 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Rabu, 25 September 2019
Selasa, 24 September 2019