Selasa, 21 September 2010 17:15:12

Nanan Soekarna: Polisi Jangan Jadi Pemeras!

Nanan Soekarna: Polisi Jangan Jadi Pemeras!

Beritabatavia.com - Berita tentang Nanan Soekarna: Polisi Jangan Jadi Pemeras!

Kepercayaan masyarakat merupakan pondasi yang sangat menentukan dalam kelanjutan perencanaan di lingkungan Polri guna mewujudkan sinergi dengan semua ...

Nanan Soekarna: Polisi Jangan Jadi Pemeras! Ist.
Beritabatavia.com - Kepercayaan masyarakat merupakan pondasi yang sangat menentukan dalam kelanjutan perencanaan di lingkungan Polri guna mewujudkan sinergi dengan semua komponen dan masyarakat, serta tercapainya pelayanan publik yang unggul. Untuk memperbaiki citra, satu hal penting yang harus ditaati seluruh aparat kepolisian. Jangan memeras!.

Pandangan itu dikemukakan oleh Inspektur Pengawasan Umum Polri Komisaris Jenderal Nanan Soekarna dalam sebuah seminar di Sespim Polri tentang Akuntabilitas Kepolisian di Lembang, Bandung, Selasa (21/9).

Karena dengan demikian, polisi akan bisa mewujudkan reformasi di tubuh kepolisian, kata Nanan yang disebut-sebut sebagai salah satu calon Kapolri tersebut.

Ditegaskan Nanan, sikap tidak memeras, penting dilakukan agar Polri bisa membangun kemitraan dengan beberapa pihak.

Idealnya, kata Nanan, kepercayaan masyarakat tetap dilakukan secara simultan karena pada dasarnya kepercayaan merupakan pondasi yang sangat menentukan dalam kelanjutan perencanaan di lingkungan Polri guna mewujudkan sinergi dengan semua komponen dan masyarakat serta tercapainya pelayanan publik yang unggul.

Pada masa ini, Polri dihadapkan pada tantangan untuk mewujudkan reformasi birokrasi sebagai kelanjutan proses reformasi Polri yang telah digagas para pendahulu sebagai langkah konseptual, ujarnya.

Nanan menuturkan, good governance dan clean governance telah menjadi tuntutan serta harapan publik, seiring dengan perkembangan lingkungan strategis dan dinamika kehidupan masyarakat.

Akuntabilitas kepolisian sebagai implikasi dari perkembangan lingkungan di era keterbukaan dan reformasi, sambung Nanan, menyebabkan semakin mengemukanya tuntutan dan harapan masyarakat terhadap kesanggupan untuk mempertanggungjawabkan beberapa bentuk pelaksanaan tugas Polri.

Dalam pandangannya, akuntabilitas Polri bermakna suatu keterbukaan terhadap observasi yang dilakukan oleh pihak luar atas segala aktivitas kepolisian. Menurut dia, kepolisian sebagai organisasi ataupun individu harus mampu menjawab dan menjelaskan segala bentuk keingintahuan publik.

Akuntabilitas yang dimaksudkan, tambah Nanan lagi, melibatkan tidak saja individu petugas, tetapi juga para pejabat atasan yang bertanggung jawab atas perilaku individu yang berada di bawah komandonya serta organisasi kepolisian yang bertanggung jawab kepada publik atas kewajibannya.

Globalisasi dalam pandangan Nanan, membawa nilai akuntabilitas dan menjadikan masyarakat kritis terhadap tugas Polri dan beberapa penampilannya. Salah satu hal yang bisa diwujudkan dalam rangka akuntabilitas itu, adalah pelayanan yang berkualitas.

Dikatakannya pula, tuntutan akuntabilitas telah disikapi pemerintah sejak reformasi digulirkan dan pemisahan Polri dari TNI pada tahun 1999. Selama ini banyak anggota Polri yang kurang mengampanyekan nilai-nilai kepolisian. Padahal, dengan begitu semua anggota bisa mengaplikasikan dalam mewujudkan tugasnya. Sebab, polisi harus memenuhi dua kepentingan, yakni negara dan masyarakat, katanya. o pic/nor
Berita Lainnya
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026
Minggu, 22 Maret 2026