Jumat, 07 Desember 2018

Terpidana Pembunuhan Dieksekusi di Kursi Listrik

Terpidana Pembunuhan Dieksekusi di Kursi Listrik

Beritabatavia.com - Berita tentang Terpidana Pembunuhan Dieksekusi di Kursi Listrik

Seorang terpidana kasus pembunuhan di Amerika Serikat yang sudah didakwa hukuman mati sejak 36 tahun lalu akhirnya dieksekusi menggunakan kursi ...

Ist.
Beritabatavia.com - Seorang terpidana kasus pembunuhan di Amerika Serikat yang sudah didakwa hukuman mati sejak 36 tahun lalu akhirnya dieksekusi menggunakan kursi listrik di Tennessee, pada Kamis (6/12). David Miller dinyatakan meninggal dunia pada 19.25 setelah dieksekusi di Institusi Keamanan Maksimum Riverband, Nashville.

David Miller dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan tingkat pertama pada 1981, yang menewaskan seorang perempuan berusia 23 tahun, Lee Standifer. Miller kemudian dijatuhi hukuman mati pada Maret 1982.

Malam sebelum dieksekusi pihak Miller sempat mengajukan permohonan terakhir, tapi ditolak Mahkamah Agung AS. Dalam sebuah pernyataan, Gubernur Tennessee Bill Haslam juga menolak permohonan 11 jam grasi. Miller akhirnya memilih untuk dieksekusi dengan kursi listrik, dengan harapan proses eksekusi lebih tak menyakitkan ketimbang melalui suntik mati.

Ketika diberi kesempatan osipir untuk mengungkapkan kata-kata terakhir sebelum dieksekusi, Miller menjawab "Ini (eksekusi dengan kursi listrik) tentu mengalahkan hukuman seumur hidup," seperti diungkapkan juru bicara Departemen Perbaikan Tennessee, Tylee Tracer.

Menurut Pusat Informasi Hukuman Mati, suntik mati menjadi metode paling banyak digunakan dalam hukuman mati di AS. Namun, dalam beberapa tahun terakhir eksekusi dengan campuran obat mematikan melalui suntikan sempat mengundang kontroversi lantaran proses eksekusi tak selalu berjalan mulus.

Beberapa tahanan terpidana mati Tennesse sempat menentang hukum terkait perkara ini, namun ditolak Mahkamah Agung AS pada Oktober lalu. Kendati demikian, Hakim Sonia Sotomayor mengaku tak setuju dengan penggunaan kursi listrik dalam mengeksekusi terpidana. "Kegilaan seperti ini tak seharusnya berlanjut. Dengan hormat, saya tidak setuju," tulis Sotomayor perihal eksekusi Miller.

Ini adalah kali kedua dalam lima minggu belakangan AS menggunakan tegangan listrik dalam melaksanakan hukuman mati. Sebelumnya, eksekusi dengan kursi listrik dilakukan pada 1 November kepada Edmund Zagorski, seorang terpidana pembunuhan ganda. Hukuman tersebut merupakan eksekusi dengan kursi listrik pertama di Tennessee sejak 2007 dan di seluruh AS sejak 2013.

Sehari setelah eksekusi Zagorski, Miller dan tiga tahanan mati Tennessee lainnya mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik AS di Nashville. Mereka mengajukan tuntutan karena menganggap suntik mati negara dan protokol elektrokusi melanggar Konstitusi AS atas hukuman kejam dan tidak biasa. Gugatan tersebut mengatakan bahwa eksekusi dengan senjata api adalah alternatif yang lebih tidak menyakitkan.

Gugatan tersebut kemudian dilawan dalam Pengadilan Banding Sirkuit ke 6 AS pada 28 November dengan putusan bahwa regu tembak adalah metode eksekusi yang sudah ketinggalan zaman. 0 ERZ


Berita Lainnya
Senin, 07 Januari 2019
Jumat, 04 Januari 2019
Kamis, 03 Januari 2019
Rabu, 02 Januari 2019
Senin, 31 Desember 2018
Jumat, 28 Desember 2018
Rabu, 26 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018
Senin, 10 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018