Beritabatavia.com -
Seorang pria uzur ditemukan tewas tergeletak di rumahnya di Jalan Penegak RT 03/01, Nomor 2, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (21/9). Saat ditemukan, di tubuh korban yang diketahui bernama Liauw Tjhon Lin (72) terdapat sembilan luka tusukan senjata tajam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Polisi Nicholas Lillipaly yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui motif dibalik pembunuhan tersebut. Hanya saja, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi.
Kami belum bisa memastikan motivasinya. Apakah perampokan atau karena dendam. Yang pasti, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan kami masih menyelidiki kasus ini, ungkap Nicholas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00. Hendra (28), salah seorang saksi menuturkan, kala itu, rumah korban memang didatangi oleh beberapa tamu. Selama ini, kata Hendra, korban memang selektif menerima orang lain lain di rumahnya.
Selama ini korban tak akan membukakan pintu kalau tamunya tak dikenal, ujar Hendra.
Beberapa jam kemudian, seorang anak korban bernama Tjhia Advent Muliawan (46) pulang dan terkejut mendapati ayahnya telah tewas. Advent menemukan jasad dengan penuh luka tusuk seperti bagian perut sebelah kanan, ulu hati, ketiak kiri, kaki sebelah kiri robek, pergelangan tangan kiri robek. Selain itu, leher korban juga dijerat kain taplak meja warna coklat kembang-kembang.
Oleh Advent, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi yang tiba di lokasi lantas melakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyita beberapa barang bukti guna keperluan penyelidikan.
Kita masih melakukan penelusuran identitas pelaku. udah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap, kata Nicholas.
o nor (foto : ilustrasi)