Kamis, 10 Januari 2019

Lapas dan Rutan di DKI Jakarta Over Kapasitas

Ist.
Beritabatavia.com -
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM ( Kemkumham) DKI Jakarta Bambang Sumardiono menyebut kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) lantaran persentase narapidana yang keluar dan masuk tidak seimbang.

"Persentase naik terus antara masuk dan keluar itu enggak imbang. Lebih banyak yang masuk," ujar Bambang di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (10/1).

Ia mengibaratkan, jika dalam satu hari ada satu napi yang bebas maka ada dua napi yang masuk.  "Misalnya yang bebas satu yang masuk dua. Tidak seimbang antara yang masuk dengan yang dikeluarkan untuk dipindahkan. Ataupun yang bebas," kata dia.

Apalagi, berdasarkan data tahun 2018, kelebihan kapasitas ini karena warga binaan yang meningkat 50 orang per harinya.  "Sehingga menyebabkan peningkatan warga binaan sebanyak dua kali lipat dari jumlah yang sudah dipindahkan," lanjutnya.

Pihaknya berfokus menyelesaikan masalah kelebihan kapasitas di lapas dan rutan DKI Jakarta dalam triwulan atau tiga bulan pertama tahun 2019. "Iya itu salah satunya (kelebihan kapasitas) akan diupayakan diselesaikan dalam triwulan pertama. Tentunya kembali lagi, penanggulangan kapasitas tidak bisa sendiri, kami harus melibatkan dari kejati, kepolisian maupun pengadilan," katanya. 0 KON





Berita Lainnya
Senin, 31 Desember 2018
Minggu, 30 Desember 2018
Sabtu, 29 Desember 2018
Selasa, 25 Desember 2018
Jumat, 21 Desember 2018
Kamis, 20 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Minggu, 16 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018