Selasa, 15 Januari 2019 10:44:15

Piknik di Taman Piknik sambil Cium Bau Limbah Sampah

Piknik di Taman Piknik sambil Cium Bau Limbah Sampah

Beritabatavia.com - Berita tentang Piknik di Taman Piknik sambil Cium Bau Limbah Sampah

Taman Piknik seluas 1 hektar di Jalan Manunggal II, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, menjadi alternatif baru bagi warga yang ingin berkunjung ke taman ...

Piknik di Taman Piknik sambil Cium Bau Limbah Sampah Ist.
Beritabatavia.com - Taman Piknik seluas 1 hektar di Jalan Manunggal II, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, menjadi alternatif baru bagi warga yang ingin berkunjung ke taman dan menikmati udara segar. Taman ini terletak berdekatan dengan permukiman warga dan sekitar 1 kilometer dari Jalan Raya Kalimalang.

Suasana asri terasa saat memasuki area yang ditanami berbagai tanaman. Di bawah tangga ada kolam berwarna hijau yang merupakan kolam retensi atau kolam resapan. Di area taman utama ada beberapa pohon tabebuya yang baru ditanam dan juga area eceng gondok di taman sebelah kiri.

Fasilitas lainnya yang disediakan di taman ini adalah adanya toilet, taman bermain anak, tempat sampah, dan area tempat duduk.
Tertarik berkunjung karena unggahan AniesĀ  Meski baru dibuka, Taman Piknik mulai ramai dikunjungi para pengunjung.

Salah satu pengunjung, Uud (35) mengaku tertarik mengunjungi taman ini karena melihat unggahan di akun instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pendapatnya lumayan bagus, baru juga ke sini karena kemarin lihat postingan gubernur, karena saya tinggal di Pondok Kelapa, ya, ke sini alhamdulillah kompleknya suasananya sejuk enak buat jalan-jalan, kata Uud saat ditemui di Jakarta Timur, Senin (14/1/2019).

Di balik keindahan Taman Piknik terdapat kekurangan, yakni bau limbah di ujung taman. Bau limbah ini berasal dari perbatasan antara Taman Piknik dengan kali yang berada di samping taman tersebut. Tercium bau yang cukup menyengat lantaran terdapat sejumlah sampah dari dalam kali.

Bau ini juga dikeluhkan sejumlah pengunjung Taman Piknik yang berdatangan. Pembuangan limbah harian dari masyarakat masih enggak tertutup. Limbahnya sedikit tercium, jadi mengurangi sedikit dari penilaian, ujar Uud.

Pengunjung lainnya, Gloria, mengeluhkan hal yang sama. Hal ini lantaran bau limbah sampah yang dinilai cukup mengganggu. Tamannya sudah bagus, tetapi bau limbah sampah di ujung sana ganggu juga. Tadi lagi duduk asyik di situ jadi kurang nyaman, kata dia.

Lurah Cipinang Melayu Syahrul Munir mengatakan, bau tersebut berasal dari limbah rumah tangga di sekitar Taman Piknik. Sampah-sampah tersebut dibuang warga ke dalam aliran Kali Buaran. Memang begini, kita ada Kali Buaran. Itu terpisah daripada lahan Taman Piknik. Memang Kali Buaran itu ada beberapa limbah rumah tangga, mereka membuang dari rumah ke kali, tutur Syahrul.

Lahan yang kini dijadikan Taman Piknik merupakan lahan kosong dulunya kerap dijadikan tempat pembuangan sampah. Ya, intinya baru dibeli oleh Dinas Kehutanan tahun 2015, dan memang pada saat dibeli luasnya 4 hektar, sebagian kurang lebih 1 hektar dibangun Taman Piknik sehingga dari sekian area itu warga tentu karena lahan kosong ya dijadikan tempat pembuangan sampah liar, kata Syahrul.

Sebelum dijadikan Taman Piknik, taman ini memang kurang terawat. Tahun 2017, Taman Piknik mulai dibangun Pemprov DKI Jakarta dan mulai bisa digunakan warga pada tahun 2018. Tahun 2017 akhir proses pengadaan atau pembangunan selesai 2018 awal baru bisa digunakan warga setempat karena memang lokasi strategis dekat dengan pusat ibadah dan pusat pendidikan, ujarnya. 0 KMP

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 02 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Rabu, 25 Desember 2019
Selasa, 24 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Jumat, 20 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
Selasa, 10 Desember 2019
Senin, 09 Desember 2019
Sabtu, 07 Desember 2019
Kamis, 05 Desember 2019