Rabu, 16 Januari 2019

Ketika Ribuan Generasi Milenial Tewas di Jalan Raya

Ketika Ribuan Generasi Milenial Tewas di Jalan Raya

Beritabatavia.com - Berita tentang Ketika Ribuan Generasi Milenial Tewas di Jalan Raya

Generasi milenial sebagai generasi penerus yang akan menjadi pilar bangsa seringkali pupus ditengah jalan karena menjadi korban kecelakaan lalu ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Generasi milenial sebagai generasi penerus yang akan menjadi pilar bangsa seringkali pupus ditengah jalan karena menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Dari korban fatal yang menunjukkan angka kurang lebih 30.000 jiwa meninggal dunia 60 persen adalah dari generasi milenial.

Angka fatalitas kecelakaan ini dihitung dari korban yang meninggal dunia, belum lagi yang cacat angka korban tentu akan semakin besar. Yang menjadi pertanyaan mengapa korban kecelakaan yang begitu besar dari genersi milenial ?

Lalu lintas adalah bagian dari kehidupan manusia dan  kemanusiaanya yang memerlukan aktivitas untuk menghasilkan produktifitas sehingga bisa bertahan hidup, tumbuh dan berkembang. Berbagai aktivitas  tersebut memerlukan pergerakan atau adanya gerak pindah yang dilakukan dengan cara cara berlalu lintas. Lalu lintas yang merupakan gerak pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya akan ada jarak tempuh dan waktu tempuh yang membutuhkan kecepatan.

Kecepatan pergerakkan di era modern didukung dari infrastruktur atau jalan dan kendaraan bermotor. Dari kendaraan yang memiliki kapasitas kecepatan tinggi juga kondisi jalan yang memadai sampai yang rusak ditambah kompetensi denqan perilaku pengguna jalan yang seringkali mengabaikan standar-standar road safety sehingga timbul masalah lalu lintas.

Tujuan dari program road safety adalah terwujud dan terpeliharanya lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar, meningkatnya kualitas keselamatan dan menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan, terbangunnya budaya tertib berlalu lintas serta adanya
pelayanan di bidang lalu lintas yang prima.

Permasalahan lalu lintas baik kemacetan hingga kecelakaan social costnya amat mahal bahkan sampai kehilangan nyawa manusia. Semua itu kontra produktif. Tatkala berbicara produktifitas generasi yang banyak melakukan pergerakkan inilah kaum milenial. Dari belajar bermain hingga bekerja mereka melakukannya. Generasi milenial sebagai generasi yang dinamis pergerakannya cepat kreatif inovatif namun ada kalanya kurang peduli dengan lingkungan atau dengan aturan atau dengan standar-standar yang ditentukan.

Generasi milenial bisa dikatakan generasi hidup di balik layar gadget. Itu semua berdampak pada perilaku berlalu lintas. Masalah-masalah lalu lintas sebagian besar disebabkan adanya pelanggaran. Perilaku melanggar ini tatkala menjadi kebiasaan maka melanggar dianggap
hal biasa. Sikap permisive terhadap pelanggaran inilah yang membuat orang makin masa bodoh terhadap masalah lalu lintas. Bagaimana jika generasi milenial masa bodoh terhada masala lalu lintas?

Tatkala generasi milenial masa bodoh terhadap masalah lalu lintas maka korban dan berbagai hal yang kontra produktif akan terjadi bahkan dapat menghambat merusak bahkan mematikan produktifitas diri kita maupun orang lain.

Bagaimana mengajak dan menggerakkan generasi milenial ini peduli akan road safety?
Kualitas tertinggi bagi manusia dalam kehidupan sosial kemasyarakatan adalah adanya kesadaran. Orang yang sadar adalah orang tahu dan memahami mampu mengimplementasikan dan bertanggung jawab. Muaranya adalah tindakan-tindakan yang disiplin. Menyadarkan inilah yang menjadi core dan merupakan gerakkan moral.

Membangun kesadaran bagi generasi milenial untuk peduli road safety dapat dilakukan tahapan-tahapa sbb :
1. Tahap tahu
Pada tahap untuk mengetahui diperlukan adanya sosialisasi edukasi contoh-contoh atau berbagai produk tentang road safety yang digelorakan secara masif di semua lini secara langsung maupun melalui media. Peran media ini penting dan mendasar untuk dapat menjadi opini publik atau viral yang dapat :
 a. menginspirasi
 b. Menunjukkan yang baik dan benar
 c. Memotivasi
 d.Memberdayakan
 e.Memberi ruang untuk berekspesi
 f.Menghibur

2. Tahap memahami
Pada tataran mengetahui perlu dikemas dan dikembangkan melalui edukasi, training bahkan coaching yang mampu menghasilkan master trainer atau setidaknya para trainer atau setidaknya pernah ikut pelatihan

3. Tahap memanfaatkan
Pada tahap bisa memanfaatkan apa yang telah dilakukan pada poin 1 dan 2 dipraktekkan dalam berlalu lintas yang berani dan mampu menjadi pelopor tertib berlalu lintas.

4. Tahap mengembangkan
Pada tahap mengembangkan ini wujud kepekaan kepedulian deqan bela rasa akan road safety dan siap menginspirasi, menunjukkan yang baik dan benar, memotivasi, memberdayakan, memberi ruang berekspresi dan mampu menghibur.

Generasi milenial peduli road safety merupakan pelopor keselamatan yang menyadari bahwa keselamatan yang utama dan pertama untuk menyelamatkan anak bangsa menjadi korban sia sia di jalan raya. Kepekaan dan kepedulian generasi milenial akan road safety merupakan gerakan moral untk :
Mendukung proses membangun budaya tertib berlalintas, Berjuang ikut serta meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan.

Budaya tertib berlalu lintas merupakan habit yang merefleksikan perilaku berlalu lintas patuh terhadap aturan dan adanya suasana lalu lintas yang tertata dengan standar standar lalu lintas yang aman selamat dan lancar.  Aturan dipatuhi para pengguna jalan dan dapat ditegakkan. Tingkat kesadaran dan kepatuhan inilah yang menjadi harapan  agar generasi milenial aktif berperan peka peduli akan road safety.

Selain menjadi teladan juga mendukung program-program it for road safety yang membangun infrastruktur dengan sistem-sistemnya agar tidak ada peluang atau kecil sekali kemungkinan terjadinya pelanggaran dan ada sanksi tegas bahkan keras bagi yang melanggar.

Kepatuhan dari generasi milenial terhadap aturan yang dikarenakan adanya kesadaran ini merupakan budaya tinggi bagi suatu peradaban di mana produk pendidikkan berhasil mentrasformasi sehingga pemahaman akan road safety atau lalu lintas yang aman selamat tertib lancar dan mampu diimplementasikan pada saat berlalu lintas. Edukasi, sistem dengan berbagai perangkat infra strukturnya dan penegakkan hukum membuat pengguna lalu lintas peka peduli bahkan mau bertanggungjawab atas terwujud dan terpeliharanya lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar.

Lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar dapat dipahami sebagai tujuan road safety yang berdampak pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat terbangunnya budaya tertib dan ada pelayanan pelayanan yang prima. Dengan adanya lalu lintas yang  aman selamat tertib dan lancar maka social cost dan cost menjadi efektif dan efisien dan mendukung produktifitas sehingga dapatt meningkatkan kualitas hidup. O Chryshnanda DL






Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Sabtu, 25 Agustus 2018
Sabtu, 25 Agustus 2018
Senin, 06 Agustus 2018
Jumat, 27 Juli 2018
Rabu, 18 Juli 2018
Rabu, 11 Juli 2018
Jumat, 25 Mei 2018