Rabu, 22 September 2010 16:51:34

Ricuh dengan KAI, Peradi Salahkan Polisi

Ricuh dengan KAI, Peradi Salahkan Polisi

Beritabatavia.com - Berita tentang Ricuh dengan KAI, Peradi Salahkan Polisi

Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menyalahkan aparat kepolisian terkait kericuhan yang mewarnai acara pelantikan calon ...

Ricuh dengan KAI, Peradi Salahkan Polisi Ist.
Beritabatavia.com - Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menyalahkan aparat kepolisian terkait kericuhan yang mewarnai acara pelantikan calon Peradi di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Rabu (22/9).

Pihak kepolisian sudah diinformasikan, tapi tidak siap dan membiarkan peristiwa ini terjadi, ujar Otto Hasibuan di Lantai 5 Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/9).

Insiden seperti ini, kata Otto, bukan yang pertama kali. Otto pun prihatin atas baku hantam para advokat dan calon advokat dari kedua organisasi itu.

Saya prihatin atas kejadian ini, saya tidak bisa membayangkan advokat dan calon advokat bertindak anarkis sampai merusak pintu dan menghambat acara resmi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, kata Otto.

Menurut Otto, tanpa Peradi melapor pun, polisi harus segera bertindak mengusut pelaku tindakan perusakan. Kapolda dan Kapolri harus bertindak tegas terhadap pelanggaran ini, imbuhnya.

Otto menolak usulan jika ada mediasi KAI dan Peradi. Untuk apa kami diajak mediasi kepada orang yang melakukan tindakan pidana, kata dia.

Kericuhan acara pelantikan pengacara tersebut bermula ketika sejumlah anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) mendatangi lokasi dan minta dilantik. Kericuhan tak terelakan kedua kelompok ini saling lempar argumen. 
Bahkan beberapa dari mereka saling adu jotos dan melempar kursi. Presiden KAI Indra Sahnun Lubis ikut menjadi buruan advokat Peradi. Indra lari ke sembarang arah dan berlindung di balik panggung. Beruntung, pria yang mengenakan setelan jas warna gelap ini diselamatkan oleh aparat Kepolisian dari kejaran massa Peradi yang jumlahnya lebih banyak ini.

Aparat Kepolisian yang berjaga di lokasi berusaha meredam emosi calon advokat Peradi yang sejatinya akan dilantik dan diambil sumpah hari ini.

Pertikaian itu dipicu dengan keputusan Peradi yang baru akan mengusulkan pengambilan sumpah calon advokat KAI ke Pengadilan Tinggi setelah 3 tahun mendaftar ke Peradi dan setelah lulus ujian khusus. Keputusan itu termuat dalam iklan Kompas hari ini. o dtc/nor (foto : detikcom)


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026