Beritabatavia.com -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar mengesampingkan penilaian berbagai kelompok mengenai calon-calon Kapolri apabila penilaian tersebut tidak memiliki parameter yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut disampaikan pengamat kepolisian Alfons Lemau, Rabu (22/9).
Menurut Alfons, selama ini telah berkembang penilaian terhadap calon-calon Kapolri cenderung bias. Misalnya, penilaian bahwa pengalaman kepemimpinan salah satu calon lebih unggul dari calon yang lain.
Padahal, lanjutnya, semua polisi yang menyandang pangkat Jenderal adalah orang-orang yang teruji oleh pengalaman masing-masing. Mungkin medan penugasannya berbeda, tetapi harus diakui secara obyektif bahwa semua yang meraih pangkat tertinggi adalah polisi-polisi terbaik.
Mantan Perwira Menengah (Pamen) Polri itu menambahkan, agar Presiden SBY memilih Kapolri berdasarkan pertimbangan integritas dan kualifikasi manajerial yang bersangkutan. Kapolri baru juga
diharapkan dapat berpikir konseptual sehingga mampu menyiapkan antisipasi terhadap berbagai tantangan kepolisian secara komprehensif dan terarah.
Calon Kapolri seperti Komjen (Pol) Imam Sudjarwo, saya kira memiliki kapasitas tersebut. Ia memiliki pendidikan akademik yang baik dari Universitas Indonesia, sehingga terbiasa dengan cara berpikir konseptual. Dia juga memiliki kemampuan manajerial yang diasahnya sejak dari bawah, lanjut Alfons.
Sementara itu, Liaison Officer Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Yanno Nunuhitu mengatakan, siapapun yang calon pilihan Presiden harus didukung oleh semua pihak.
Semua calon masih memiliki peluang. Mereka adalah perwira-perwira tinggi yang berkualitas. Siapapun yang jadi, Polri tetap mendapatkan yang terbaik, kata Yanno.
Sebelumnya beredar sejumlah nama calon Kapolri yang sedang dalam proses untuk diajukan ke DPR menjalani tes kelayakan dan kepatutan diantaranya Komjen Nanan Soekarna dan Komjen Imam Sudjarwo. Kemudian belakangan muncul nama Komjen Ito Sumardi, Irjen Ugroseno, dan Irjen Timur Pradopo. O son