Jumat, 22 Februari 2019

Gengster Beraksi Lagi di Bekasi, 3 Orang Dibacok

Gengster Beraksi Lagi di Bekasi, 3 Orang Dibacok

Beritabatavia.com - Berita tentang Gengster Beraksi Lagi di Bekasi, 3 Orang Dibacok


Aksi gengster kembali terjadi di Kota Bekasi,Jawa Barat. Kali ini mengakibatkan tiga korban luka bacok, seorang di antaranya lengan putus ditebas ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Aksi gengster kembali terjadi di Kota Bekasi,Jawa Barat. Kali ini mengakibatkan tiga korban luka bacok, seorang di antaranya lengan putus ditebas parang. Kejadian itu terjadi di Jl Raya Kaliabang Tengah Kecamatan Bekasi Utara, Kamis malam (21/02/2019).

Aksi gengster dan tawuran sudah sering terjadi dan menimbulkan korban jiwa serta korban luka berat. Hingga saat ini belum ada upaya pencegahan yang maksimal dilakukan pihak Polrestro Bekasi Kota.

"Tiga orang, satu di antaranya wanita luka parah dan dirawat di RS Taman Harapan Baru," ujar Serka M Nuryadi, anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Kaliabang Tengah, Jumat (22/02).

Nuryadi mengatakan pembacokan itu terjadi di Depan Gudang Mitsubishi Senopati. Ketiga korban yang luka itu, Ezner Aulia Siboro, 19, warga Pengarengan, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Choirul Fatoni, 16, tangan kanan putus dan kaki luka parah dan seorang wanita bernama Indah Yulistiani, 19, warga Perum Village Gading Harapan Kelurhan Bahagia, Babebelan, luka usus besar keluar, luka bacok bagian punggung, kaki kanan paha dan betis bawah lutut dan tangan kiri.

Menurut keterangan beberapa warga, aksi gengster itu terjadi saat ketiga orang warga Kaliabang sedang duduk di depan gudang Mitsubishi. Tiba-tiba datang lima sepeda motor dengan sembilan orang, satu di antaranya wanita.

Saat itulah secara membabi buta, ke sembilan orang bersenjata tajam membacok korban dan satu orang wanita yang diduga teman para tersangka. "Seorang korban wanita tidak dikenal oleh kedua korban laki-laki," ujar Nuryadi, sambil mengatakan Polsek Bekasi Utara menangani kasusnya. Korban yang luka parah akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Kompol Erna Ruswing, mengatakan kasus tersebut diawali dengan pemalakan dan bukan gengster, "Tapi kami masih mengusut kasusnya," ujar Erna.

Aksi gengster dan tawuran sudah sering terjadi dan menimbulkan korban jiwa serta korban luka berat. Hingga saat ini belum ada upaya pencegahan yang maksimal dilakukan pihak Polrestro Bekasi Kota.

"Mestinya polisi tanggap dan dapat menganalisa kalau akan terjadi tawuran atau gengster, supaya warga tidak resah," jelas Muhammad Ikbal, tokoh masyarakat di Kaliabang Bekasi. 0 PKO
Berita Lainnya
Jumat, 04 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Minggu, 29 September 2019
Jumat, 27 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Rabu, 25 September 2019
Selasa, 24 September 2019