Senin, 25 Februari 2019 17:17:13

Penumpang China Airlines Bawa Ratusan Peluru di Bandara Juanda

Penumpang China Airlines Bawa Ratusan Peluru di Bandara Juanda

Beritabatavia.com - Berita tentang Penumpang China Airlines Bawa Ratusan Peluru di Bandara Juanda

 Seorang penumpang pesawat China Airlines ditangkap saat turun di Bandara Udara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/2) malam, ...

  Penumpang China Airlines Bawa Ratusan Peluru di Bandara Juanda Ist.
Beritabatavia.com -  Seorang penumpang pesawat China Airlines ditangkap saat turun di Bandara Udara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/2) malam, karena membawa ratusan amunisi senjata api berbagai jenis.  Pelaku berinisial SP (36) warga Bukit Pakis Utara, Surabaya. kini menjalani pemeriksaan intensif.

Pelaku menumpang pesawat China Airlines CI-751 dari negara Taiwan, transit di Singapura, sebelum kemudian mendarat di Bandara Internasional Juanda, pukul 23.00 WIB, kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera  seperti dikutip Antara, Antara (25/02/2019).

Penangkapan itu berawal ketika petugas bandara mencurigai barang bawaan SP saat melewati deteksi Sinar X di Bandara Juanda. Kemudian dilakukan pemeriksaan secara manual dengan membongkar barang-barang di dalam koper yang dibawanya, ucap Barung.

Petugas menemukan lima bungkus mencurigakan berbalut isolasi warna putih yang ditempatkan di antara tumpukan baju di dalam koper.  Lima bungkus berbalut isolasi warna putih itu setelah dibongkar berisi total 400 butir peluru berbagai jenis. Selain itu, juga ada beberapa bagian senjata api.

Dalam penerbangan itu, SP tidak sendirian bersama tiga anggota keluarganya, masing-masing berinisial SoP, TV, dan SIP, semuanya terdata sebagai warga negara Indonesia. Mereka mengaku pulang liburan dari Oregon, Amerika Serikat. Dari sanalah ratusan proyektil senjata api berbagai jenis ini didapat, ujar Barung.

Kepada polisi, SP sempat menunjukkan kartu anggota Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Nomor 1177/13/B/2017 atas namanya sendiri.
Kami menduga ratusan amunisi proyektil dan beberapa bagian senjata api itu dibawanya masuk ke Indonesia secara ilegal, katanya. 0 KAY


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020