Beritabatavia.com -
Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) akan segera dilakukan. Lelang pembangunan fisik mulai digelar akhir November 2010 dan diharapkan tahun 2016 MRT sudah bisa beroperasi.
Berdasarkan blue print MRT, ada sekitar 13 stasiun yang akan didirikan. Tapi 13 stasiun ini untuk pembangunan tahap pertama yakni rute Lebakbulus - Bundaran HI. Namun sebagai titik sentral stasiunnya adalalah Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Stasiun Dukuh Atas akan dijadikan sebagai stasiun penghubung, kendati jalur mass rapid transit (MRT). Stasiun Dukuh Atas tetap menjadi titik sentral pertemuan antar moda transportasi massal, kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo kepada VIVAnews.
Stasiun Dukuh Atas dijadikan stasiun sentral karena posisi stasiun ini yang strategis. Stasiun tersebut direncanakan menghubungkan MRT dengan jalur kereta api loopline, kereta api Jabodetabek, dan airport link.
Stasiun Dukuh Atas nanti dibangun dengan konsep transit oriented development (TOD).
Semula rencanannya akan dibangun sebanyak 12 stasiun, namun karena rutenya berubah dari Lebak Bulus Dukuh Atas yang panjangnya 14,5 kilometer, diperpanjang ampai ke Bundaran HI, panjangnya menjadi 15,5 kilometer dengan 13 stasiun.
Lalu dimana sajakah 13 stasiun MRT? Tujuh terminal terletak antara Lebak Bulus dan Blok M berada di permukaan tanah. Enam lainnya, mulai dari Al Azhar hingga Bundaran Hotel Indonesia, berada di bawah tanah atau subway.
Tribudi, menambahkan perubahan panjang rute MRT koridor Utara-Selatan ini tidak membuat anggaran pembangunan berubah. Dan Japan International Corporation Agency (JICA), sebuah lembaga pemberi bantuan dana Jepang, telah menyetujuinya.
Dia menjelaskan, pembangunan jaringan MRT di Jakarta terbagi menjadi dua koridor, yakni koridor satu dengan jalur Utara-Selatan, terbentang mulai dari Lebak Bulus hingga Kampung Bandan. Lalu, koridor dua dengan jalur Timur ke Barat, terbentang mulai dari Balaraja hingga Cikarang.
Koridor satu terbagi jadi dua tahap, yakni Lebak Bulus Bundaran HI tahap satu dan tahap 2 Dukuh Atas - Kampung Bandan.
Kalau rute ini sudah jadi, lintasan itu dapat ditempuh hanya dalam waktu 30 menit. Modanya menggunakan kereta, laiknya kereta api listrik, dengan enam gerbong, dan mampu membawa 1.200 penumpang sekaligus.
o vnc/nor