Rabu, 13 Maret 2019

Sabu dalam Bungkus Abon Lele Disebar di Hotel Mangga Besar

Sabu dalam Bungkus Abon Lele Disebar di Hotel Mangga Besar

Beritabatavia.com - Berita tentang Sabu dalam Bungkus Abon Lele Disebar di Hotel Mangga Besar


Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua kelompok jaringan pengedar sabu jaringan Riau - Jakarta - Bandung. Kelompok lainnya ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua kelompok jaringan pengedar sabu jaringan Riau - Jakarta - Bandung. Kelompok lainnya Jaringan Banjarmasin - Jakarta - Bandung. ini biasa mengemas sabu ke dalam bungkus abon lele. Sebanyak 6 orang diringkus tanpa melakukan perlawanan dan kini memburu 4 tersangka lainnya yang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang).

Sebanyak 6 kg sabu-sabu diamankan dari SUL. Barang bukti itu disita dari lokasi berbeda, yakni 100 gram diamankan pada saat menangkap SUL. “Dari (penangkapan) tersangka SUL, kami dapatkan 100 gram narkotika jenis sabu-sabu,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

SUL ditangkap di sekitar Taman Mini, Jakarta Timur, pada 21 Februari. Polisi selanjutnya menggeledah kontrakan SUL di daerah Cipayung, Jakarta Timur. Dari penggeledahan itu, polisi menemukan sabu-sabu seberat 5,9 kg.

Kabid Humas menjelaskan 500 gram di antaranya telah dikemas dalam bungkus abon lele. “Di kontrakannya di daerah Cipayung, kita geledah kita mendapat kembali narkotika jenis sabu-sabu 5,9 kg. Kemudian kita juga mendapatkan Abon lele yang didalamnya ada sabu 500 gram,” kata Kabid Humas.

Selain menangkap SUL, polisi juga meringkus dua pengedar jaringannya di Bandung. Keduanya yaitu berinisial NOL dan RID. Dari tangan keduanya, sabu-sabu seberat 2 gram berhasil disita petugas.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus narkotika dalam kemasan abon lele, 6,5 kg sabu-sabu, 40.000 butir ekstasi, dan 20.000 butir Yaba asal Thailand. Ini jaringan Banjarmasin, Jakarta, Bandung, dengan tersangka GZ dkk yang telah ditangkap di Apartemen Green Pramuka pada 8 Januari 2019 lalu,” ucap Kabid Humas.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvin Simanjuntak mengatakan kelompok pengedar narkoba terkenal mengedarkan sabu-sabu dengan kemasan abon lele untuk mengelabuhi petugas. Selama melakukan transaksi, sabu dalam kemasan abon lele tersebut akan diantar ke hotel-hotel yang ada di Kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

“Mereka selalu menggunakan kemasan makanan abon lele. Tersangka SUL pernah mengambil barang bukti empat bungkus abon lele di kamar Hotel di Mangga Besar,” kata AKBP Calvin.

Tim Sub Direktorat 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, kata Calvin, lantas menangkap tersangka berinisial NOL di daerah Pekanbaru, Riau, pada Jumat, 1 Maret 2019. Menurut Argo, NOL berperan mengambil 15 kilogram sabu pada 19 Februari 2019 lalu untuk didistribusikan kepada tersangka RID, RUD, dan HB.

Ia diperintah oleh dua orang berinisial PRES dan YG. Adapun HB, PRES, dan YG masih buron alias masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi kemudian menangkap tersangka RID pada Ahad, 3 Maret 2019, di daerah Bandung, Jawa Barat dengan barang bukti 2 gram sabu. Saat penangkapan, tersangka HB, TN, dan YG berhasil melarikan diri.

Dilanjutkan, tersangka terakhir, TED dan RUD, ditangkap di daerah Tamansari, Jawa Barat pada Senin, 4 Maret 2019. “Saat ini tim sedang berusaha mengejar para tersangka yang masih DPO, yaitu HB, YG, TN, dan PRES,” ujarnya.

Polisi, kata Argo, berencana menjerat para tersangka pengedar sabu yang sudah ditangkap itu dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya adalah pidana maksimal hukuman mati dan denda paling banyak Rp 10 miliar. 0 END





Berita Lainnya
Sabtu, 11 Mei 2019
Sabtu, 11 Mei 2019
Jumat, 10 Mei 2019
Kamis, 09 Mei 2019
Kamis, 09 Mei 2019
Selasa, 07 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Minggu, 05 Mei 2019
Senin, 29 April 2019
Minggu, 28 April 2019
Jumat, 26 April 2019
Rabu, 24 April 2019