Kamis, 14 Maret 2019

Warga Sakit, Kapospol Ndete Gendong Seberangi Sungai

Warga Sakit, Kapospol Ndete Gendong Seberangi Sungai

Beritabatavia.com - Berita tentang Warga Sakit, Kapospol Ndete Gendong Seberangi Sungai

Jembatan Dagemage di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, 12 Km dari ibu Kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali putus usai dihantam ...

Ist.
Beritabatavia.com - Jembatan Dagemage di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, 12 Km dari ibu Kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali putus usai dihantam banjir besar yang terjadi pada, Selasa (12/3/2019). Robohnya jembatan darurat ini menyebabkan arus transportasi dan aktivitas warga di Kecamatan Magepanda terganggu.

Jembatan darurat yang berada di lintasan jalan nasional dan menghubungkan 3 wilayah kabupaten itu tidak bisa dilewati kendaraan bermotor. Warga yang ingin menuju ke seberang wilayah harus dibantu penduduk setempat.

Akibatnya, aktivitas warga pun lumpuh. Namun sebagian warga ada yang nekat menyeberangi kali Dagemage meski nyawa menjadi taruhan. Melihat kondisi tersebut aparat kepolisian pun terjun ke lapangan untuk membantu warga yang kesulitan menyeberangi sungai Dagemage karena kondisi arusnya tengah lumayan deras.

Seperti yang dilakukan Yohanes Gibran (18), seorang warga Desa Done yang hendak menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hilers Maumere pada Rabu pagi (13/3).

Saat itu Yohanes menuju rumah sakit karena menderita demam berdarah. Namun, ambulans yang mengantarnya tidak bisa melewati jembatan itu. Kemudian Kepala Pos Polisi Ndete, Bripka Syafrul S Putra, menggendong Yohanes yang dalam keadaan masih diinfus melewati arus Kali Dagemage yang cukup deras.

Syafrul juga membantu seorang ibu mengandung menyeberani kali tersebut untuk melakukan pemeriksaan di RSUD TC Hilers Maumere. Sesudah itu juga Syafrul tampak membantu beberapa warga yang melintasi kali tersebut.

Syafrul dibantu seorang personel polisi saat membantu warga menyeberang. Mereka memang sengaja bertugas di lokasi tersebut untuk mengantisipasi adanya pungutan liar yang dilakukan seseorang yang menawari jasa menyeberang Kali Dagemage. "Saya tidak tega melihat warga yang sakit harus menyeberang sungai untuk ke rumah sakit. Berbahaya sekali," ujar Bripka Syafrul.


Jembatan darurat Dagemage yang putus akibat terjangan banjir itu mulai diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka pada siang hari ini. Tampak 2 unit excavator ada di lokasi dengan menimbun tanah dan bebatuan untuk dipasangi gelagar kembali. Hal itu dilakukan agar jembatan darurat tersebut bisa dilewati kendaraan.

Sementara itu, antrean kendaraan terlihat memenuhi kedua sisi jembatan. Kendaraan roda dua dan mobil yang ingin melewati Kali Dagemage akan dibantu oleh warga setempat dengan memungut biaya Rp 5 ribu untuk sekali menyeberang. 0 KUM









Berita Lainnya
Sabtu, 29 Juni 2019
Selasa, 25 Juni 2019
Selasa, 25 Juni 2019
Jumat, 21 Juni 2019
Kamis, 20 Juni 2019
Kamis, 20 Juni 2019
Minggu, 16 Juni 2019
Jumat, 14 Juni 2019
Kamis, 13 Juni 2019
Sabtu, 08 Juni 2019
Kamis, 06 Juni 2019
Selasa, 04 Juni 2019